Status Gunung Sinabung Turun Jadi Waspada, Warga Tetap Dilarang Mendekat

Status Gunung Sinabung Turun Jadi Waspada, Warga Tetap Dilarang Mendekat

Terkini | inews | Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:36
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan status aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada). Keputusan ini diambil setelah aktivitas visual dan kegempaan gunung tersebut menurun.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh hingga 15 Oktober 2026, maka tingkat aktivitas Gunungapi Sinabung diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB," tulis keterangan Badan Geologi, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Badan Geologi mencatat, aktivitas embusan di puncak Gunung Sinabung menurun cukup signifikan. Hal itu terlihat dari intensitas asap yang semakin menipis dan warnanya yang berubah menjadi lebih terang.

"Terjadi penurunan jumlah Gempa Vulkanik Dalam dan gempa tektonik yang sumbernya di sekitar G. Sinabung, sehingga potensi terjadinya letusan juga menurun," jelasnya.

Berdasarkan pengamatan instrumental terhadap aktivitas kegempaan selama periode 8-15 Oktober 2026, tercatat empat kali gempa embusan, dua kali gempa low frequency, dan lima kali gempa hybrid/fase banyak.

Selain itu, tercatat tujuh kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, 39 kali gempa tektonik jauh, serta satu kali gempa getaran banjir.

Meski status aktivitas telah diturunkan, masyarakat dan wisatawan tetap diminta mematuhi rekomendasi keselamatan. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 4 kilometer di sektor selatan-timur.

Badan Geologi juga merekomendasikan agar desa-desa yang telah direlokasi tidak digunakan kembali sebagai hunian tetap.

"Di luar radius yang direkomendasikan, aktivitas sehari-hari dapat dilakukan. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar mematuhi rekomendasi baru apabila aktivitas Gunung Api Sinabung menunjukan peningkatan aktivitas dan/atau status levelnya lebih tinggi," jelasnya.

Penurunan status tersebut tidak menghilangkan potensi bahaya sepenuhnya. Karena itu, masyarakat dan pengunjung diharapkan tetap mengikuti rekomendasi resmi serta memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

Topik Menarik