Pencarian 5 Jurnalis Hilang Dihentikan, Pemred iNews: Kami Masih Mengharapkan Keselamatan

Pencarian 5 Jurnalis Hilang Dihentikan, Pemred iNews: Kami Masih Mengharapkan Keselamatan

Terkini | inews | Kamis, 17 September 2026 - 20:50
share

JAKARTA, iNews.id - Pemimpin Redaksi (Pemred) iNews, Aiman Witjaksono menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto bersama empat wartawan lain serta tiga awak kapal yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Pernyataan tersebut disampaikan Aiman menyusul keputusan penghentian operasi pencarian resmi oleh Tim SAR, Kamis (17/9/2026). 

Operasi pencarian telah dilakukan selama 10 hari. Meski operasi resmi dihentikan, Aiman menegaskan iNews bersama keluarga korban masih menaruh harapan besar terhadap keselamatan para korban.

"Tentu yang pertama, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kami, mewakili iNews terhadap para petugas pencari dari Basarnas, dari Lanal Banten, bahkan saya mendengar juga dari Basarnas di Lampung maupun Bengkulu juga ikut, kemudian TNI dan Polri, dan juga tentu dukungan sepenuhnya dari pemerintah Provinsi Banten," kata Aiman.

"Ini hal yang luar biasa bagi kami, hal yang sangat berarti bagi kami, bagi rekan kami jurnalis yang sampai saat ini kami masih mengharapkan keselamatan dari mereka semua," imbuhnya.

Aiman juga menegaskan kembali komitmen dan prinsip kerja redaksi iNews dalam menjalankan tugas jurnalistik, khususnya di wilayah rawan bencana. Dia memastikan seluruh jurnalis yang diturunkan selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan.

"Kami juga selalu menekankan bahwa kami tidak pernah memberikan penugasan yang melanggar aturan dan ketentuan dari mitigasi bencana, apa pun itu karena kami punya prinsip tidak ada berita seharga nyawa, dan itu kami jaga betul," tegasnya.

Terkait kelanjutan situasi setelah operasi SAR dihentikan, Aiman menyatakan iNews akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Operasi pencarian tetap berpeluang dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk atau temuan baru di lapangan.

"Ke depan kami terus berkoordinasi dengan petugas Basarnas, pemerintah Provinsi Banten, dan juga TNI-Polri yang ikut dalam proses pencarian. Meskipun sudah dihentikan hari ini, tetapi jika ada temuan baru, maka akan dibuka kembali," jelas Aiman.

Selain fokus pada koordinasi pencarian lanjutan, pihak iNews juga memastikan tidak akan mengabaikan kondisi psikologis keluarga korban. Pendampingan intensif akan terus diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kami berkoordinasi dengan para petugas, kami juga berkoordinasi dengan keluarga, karena keluarga tidak boleh dilupakan, keluarga tidak boleh ditinggalkan. Mereka harus juga tetap dilakukan pendampingan dan kami akan melakukannya," pungkasnya.

Topik Menarik