Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

Gaya Hidup | inews | Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37
share

JAKARTA, iNews.id - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, mendadak viral setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah membatalkan konsernya di Indonesia. Rekam jejak sang penyanyi, mulai dari penampilannya dalam acara penggalangan dana untuk militer Israel hingga konsernya di Tel Aviv, kembali disorot.

Penulis Tere Liye juga ikut menyoroti rencana kedatangan Andrea Bocelli melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tereliyewriter. Dia mempertanyakan sikap penyanyi tersebut terhadap konflik Israel-Palestina dan mengkritik anggapan bahwa musik seharusnya dipisahkan dari politik.

Lantas, benarkah Andrea Bocelli merupakan pendukung Israel? Simak fakta sebenarnya hanya di artikel ini.

Andrea Bocelli konser di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan Candi Borobudur. (Foto: Instagram)

Cek Fakta: Andrea Bocelli Pendukung Israel?

Sejumlah catatan pemberitaan dan informasi penyelenggara acara menunjukkan bahwa Bocelli pernah tampil dalam kegiatan yang berkaitan dengan Israel. Namun, penting membedakan fakta penampilannya dalam suatu acara dengan klaim mengenai pandangan politik dan dukungan pribadinya.

MUI Desak Konser Andrea Bocelli di Indonesia Dibatalkan

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, meminta pemerintah membatalkan konser Andrea Bocelli yang dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.

Desakan tersebut disampaikan karena MUI menilai pemerintah perlu konsisten menunjukkan keberpihakan terhadap kemanusiaan di tengah konflik di Gaza, Palestina.

"Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan," kata Sudarnoto, dikutip dari laman resmi MUI, Minggu (11/10/2026).

Menurut Sudarnoto, rekam jejak Bocelli yang berkaitan dengan kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel dan penampilannya di Tel Aviv menjadi pertimbangan dalam penolakan tersebut.

MUI juga meminta pemerintah mengambil sikap tegas terhadap rencana konser itu. Meski demikian, desakan pembatalan tersebut merupakan sikap MUI, bukan pengumuman bahwa konser telah resmi dibatalkan.

Andrea Bocelli Pernah Tampil di Acara Penggalangan Dana untuk IDF pada 2010

Salah satu catatan yang kembali disorot adalah keterlibatan Andrea Bocelli dalam acara Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di kawasan Los Angeles, Amerika Serikat, pada 2010.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang disinggahi Andrea Bocelli dalam rangkaian Romanza 30th Anniversary World Tour sepanjang 2026. (Foto: Instagram Andrea Bocelli)

Pemberitaan Jewish Journal pada 10 Desember 2010 mencatat Bocelli sebagai salah satu musisi yang tampil dalam gala penggalangan dana FIDF di Century City. Acara tersebut dilaporkan berhasil mengumpulkan hampir 9 juta dolar AS.

FIDF merupakan organisasi yang menggalang dukungan bagi anggota militer Israel dan keluarga mereka. Informasi mengenai kegiatan gala dan keterlibatan Bocelli juga tercantum dalam dokumentasi kegiatan yang dihimpun Waking State Design, yang menangani materi visual untuk gala tahunan FIDF.

Catatan tersebut mengonfirmasi bahwa Bocelli pernah tampil dalam acara penggalangan dana organisasi yang mendukung tentara Israel.

Namun, ada hal yang perlu diperjelas. Fakta bahwa Bocelli tampil dalam acara tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan berapa banyak uang yang dia sumbangkan secara pribadi, apakah dia memberikan donasi langsung, atau apakah dia menyetujui seluruh tindakan militer Israel.

Dengan demikian, klaim bahwa Bocelli secara pribadi mendanai operasi militer tertentu memerlukan bukti tambahan di luar catatan penampilannya.

Andrea Bocelli Juga Pernah Menggelar Konser di Tel Aviv pada 2022

Rekam jejak lainnya adalah penampilan Andrea Bocelli di Tel Aviv, Israel, pada 8 Juni 2022.

Informasi mengenai konser tersebut tercantum dalam laman penyelenggara lokal, Gad Oron. Bocelli dijadwalkan tampil bersama Israel Philharmonic Orchestra, Gary Bartini Choir, serta sejumlah penyanyi tamu di Bloomfield Stadium.

Konser itu menjadi bagian dari aktivitas profesional Bocelli sebagai penyanyi tenor internasional. Akan tetapi, penampilan di Israel tidak secara otomatis membuktikan bahwa seorang musisi mendukung seluruh kebijakan pemerintah Israel.

Dalam konteks polemik yang muncul di Indonesia, konser tersebut dipandang MUI sebagai bagian dari rekam jejak yang perlu dipertimbangkan. Penilaian itu kemudian menjadi salah satu dasar desakan agar konser Bocelli di Indonesia dibatalkan.

Tere Liye Ikut Menyoroti Rekam Jejak Bocelli

Penulis Tere Liye turut mengomentari kontroversi tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @tereliyewriter.

Dalam unggahannya, dia menyebut Bocelli sebagai pendukung Israel dan menyoroti penampilan sang penyanyi dalam acara FIDF pada 2010 serta konsernya di Tel Aviv pada 2022.

Tere Liye juga mengkritik pandangan bahwa musik seharusnya dipisahkan dari politik. Menurut dia, keterlibatan seorang musisi dalam acara yang berkaitan dengan militer Israel perlu menjadi bahan pertimbangan publik sebelum memutuskan menghadiri konsernya.

Dia turut membandingkan respons sejumlah musisi terhadap konflik di berbagai negara dan mempertanyakan sikap mereka terhadap penderitaan warga Palestina.

Meski demikian, pernyataan Tere Liye merupakan pandangan dan penilaian pribadi. Istilah seperti 'pendukung Israel kelas berat' yang digunakannya tidak dapat diperlakukan sebagai kesimpulan faktual tanpa memperhatikan bukti dan konteks yang mendasarinya.

Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli. (Foto: AP)

Konser di Indonesia Masih Tercantum dalam Jadwal Resmi

Di tengah polemik tersebut, laman resmi Andrea Bocelli masih mencantumkan dua jadwal penampilan di Indonesia.

Konser pertama dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026. Selanjutnya, Bocelli dijadwalkan tampil di Jakarta International Expo pada 3 November 2026.

Informasi tersebut dapat dilihat melalui laman resmi tur Andrea Bocelli. Pencantuman jadwal di situs resmi menunjukkan bahwa kedua konser masih tercantum dalam agenda yang dipublikasikan. Namun, jadwal tersebut bukan jaminan bahwa acara pasti berlangsung karena keputusan penyelenggara maupun pemerintah dapat berubah.

Hingga informasi yang dirujuk dalam pemberitaan ini, MUI telah menyampaikan desakan pembatalan, tetapi desakan tersebut perlu dibedakan dari keputusan resmi pemerintah.

Jadi, Benarkah Andrea Bocelli Pendukung Israel?

Berdasarkan catatan yang dapat ditelusuri, Andrea Bocelli memang pernah tampil dalam gala penggalangan dana Friends of the Israel Defense Forces di Los Angeles pada 2010 dan menggelar konser di Tel Aviv pada 2022.

Dua hal tersebut merupakan fakta yang dapat dijadikan dasar untuk membahas rekam jejak penampilannya yang berkaitan dengan Israel.

Namun, menyimpulkan bahwa Bocelli merupakan pendukung Israel dalam seluruh aspek politik dan militernya membutuhkan bukti lebih luas, termasuk pernyataan langsung, sikap politik yang terdokumentasi, atau bukti dukungan finansial pribadi yang jelas.

Karena itu, Anda perlu membedakan antara riwayat penampilan yang terdokumentasi, penilaian MUI dan Tere Liye, serta tuduhan mengenai dukungan pribadi terhadap tindakan militer tertentu.

Topik Menarik