Benarkah Makan Bawang Merah Bikin Gula Darah Stabil? Ini Kata Ahli Gizi
JAKARTA - Bawang merah mentah bukan cuma bisa menambah cita rasa makanan, tetapi juga dipercaya punya manfaat kesehatan. Salah satunya bawang merah mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Melansir Verywell Health, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang merah memiliki campuran antioksidan, sehingga mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Meski begitu, bukti ilmiah yang tersedia masih terbatas, sehingga manfaat ini belum bisa dipastikan sepenuhnya.
Nah, untuk memastikannya, yuk ulik secara lebih lanjut soal kaitan bawang merah dan gula darah.
Bawang Merah Mentah Tingkatkan Sensitivitas Insulin
Insulin merupakan hormon yang bisa memindahkan gula dari aliran darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Sementara itu, sensitivitas insulin menggambarkan seberapa baik sel-sel tubuh merespons hormon tersebut.
Jika sel tubuh kurang merespons insulin, kondisi ini disebut resistansi insulin. Akibatnya, gula bisa menumpuk di dalam darah.
Sinopsis Ternyata Ini Cinta Eps 34: Saga Salah Tuduh Reno, Dewa Berhasil Tutupi Kejahatannya
Sejumlah penelitian kecil telah mengamati hubungan antara konsumsi bawang dan pengendalian gula darah. Salah satu penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi 100 gram bawang merah mentah mengalami penurunan kadar gula darah empat jam setelah mengonsumsinya. Namun, penelitian tersebut belum memastikan apakah efeknya bertahan lebih lama atau apakah sensitivitas insulin mereka benar-benar meningkat.
Penelitian lain mengamati kelompok yang mengonsumsi 100–160 gram per hari menunjukkan hasil pengukuran gula darah dan resistansi insulin yang lebih baik dibandingkan kelompok yang mengonsumsi 30–40 gram per hari.
Meski hasilnya menjanjikan, temuan tersebut belum tentu berlaku untuk semua orang karena penelitian dilakukan pada kelompok dengan kondisi khusus.
Salah satu kandungan bawang yang diduga berperan dalam manfaat ini adalah kuersetin, yaitu antioksidan yang berpotensi membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi ketika terjadi kerusakan sel akibat ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Kondisi ini dapat mengganggu kerja insulin.
Tetap Jalani Pengobatan dan Pola Makan Seimbang
Bawang merah mentah maupun bawang yang sudah dimasak bisa menjadi tambahan yang bergizi dalam menu sehari-hari. Namun, penting untuk diingat bahwa bawang bukanlah obat untuk mengatasi gula darah tinggi.
Hingga saat ini, penelitian juga belum menetapkan jumlah bawang yang perlu dikonsumsi untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Jadi, jika kamu memiliki diabetes atau resistansi insulin, tetap ikuti rencana pengobatan dan pola makan yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan.
Jadi, bawang merah memang bisa jadi bagian dari pola makan sehat, tetapi bukan solusi tunggal untuk mengendalikan gula darah. Utamakan pola makan seimbang yang bisa dijalani secara konsisten dan tetap ikuti perawatan medis yang dibutuhkan.









