Alasan Pramono Naikkan Tarif Transjakarta Mulai 1 Januari 2027: di Megapolitan Paling Murah

Alasan Pramono Naikkan Tarif Transjakarta Mulai 1 Januari 2027: di Megapolitan Paling Murah

Terkini | inews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:00
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut tarif transportasi publik di Jakarta masih menjadi yang paling murah dibandingkan wilayah penyangga di kawasan megapolitan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan Pemprov DKI melakukan penyesuaian tarif Transjakarta dan Transjabodetabek mulai 1 Januari 2027.

“Nanti per 1 Januari kami akan melakukan perluasan dari 15 golongan menjadi 21 golongan. Tapi dengan jujur saya harus mengatakan, 1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk TransJakarta maupun Transjabodetabek,” kata Pramono, Selasa (29/9/2026).

Pramono menegaskan tarif transportasi publik Jakarta selama ini masih berada di level paling murah dibandingkan daerah penyangga.

“Karena di Jakarta ini dibandingkan dengan semua daerah yang ada di penyangga, di megapolitan Jakarta, tarifnya paling murah. Tarifnya paling murah,” kata dia.

Meski tarif akan disesuaikan, Pemprov DKI tetap memberikan subsidi bagi pengguna transportasi umum. Namun, porsi subsidi bagi masyarakat yang dinilai mampu akan dikurangi.

“Karena yang mampu naik transportasi Jakarta sudah disubsidi oleh Pemerintah Jakarta karena tarifnya termasuk yang paling murah, hanya memang bagi masyarakat yang mampu subsidinya kita kurangi,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI memperluas cakupan masyarakat yang mendapat layanan transportasi gratis. Mulai 1 Januari 2027, penerima layanan gratis bertambah dari 15 menjadi 21 golongan.

Sementara itu, besaran tarif baru Transjakarta dan Transjabodetabek belum diumumkan Pramono. Pemprov DKI menyiapkan waktu untuk melakukan sosialisasi sebelum penyesuaian tarif diberlakukan.

Topik Menarik