Kemarau Masih Berlanjut, BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai Oktober 2026

Kemarau Masih Berlanjut, BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai Oktober 2026

Terkini | inews | Jum'at, 21 Agustus 2026 - 01:10
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap musim kemarau masih akan berlangsung di mayoritas wilayah Indonesia. Sementara, musim hujan diprediksi baru mulai datang pada pertengahan Oktober 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, potensi pertumbuhan awan dalam 10 hari ke depan masih minim di sebagian besar wilayah Indonesia.

"Terutama Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Maluku dan sebagian Papua," ujar Faisal dalam rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat cuaca kering masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu ke depan.

"Sehingga ini relatif kering dan masih berpotensi berlanjut di wilayah-wilayah tersebut. Kalau dari prediksi BMKG, diperkirakan pada pertengahan Oktober musim hujan baru mulai datang," kata dia.

Sebelumnya, BMKG juga menyebut sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode kemarau. Kondisi kering diperkirakan masih berlangsung hingga memasuki periode peralihan menuju musim hujan.

Menurut data BMKG, sebanyak 73,8 persen wilayah Indonesia atau 516 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau hingga awal Agustus 2026. Curah hujan selama periode ini didominasi kategori rendah yang mencakup 80,77 persen wilayah, kategori menengah 18,08 persen dan kategori tinggi hanya mencakup 1,15 persen wilayah Indonesia.

“Dari sisi sifat hujan, sekitar 76,3 persen wilayah tercatat berada pada kategori bawah normal, yang menunjukkan kecenderungan kondisi lebih kering dibandingkan rata-ratanya,” kata BMKG dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/8/2026).

BMKG melaporkan, dampak dari kondisi kemarau yang makin meluas mulai terlihat melalui laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla pada periode 4 hingga 5 Agustus 2026 di beberapa wilayah, antara lain Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Hasil pemantauan citra satelit juga mengindikasikan adanya sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Meskipun musim kemarau telah meluas di sebagian besar wilayah Indonesia, BMKG mengatakan sejumlah fenomena atmosfer skala regional masih mendukung peluang terbentuknya awan hujan di sebagian kecil wilayah.

Topik Menarik