Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Terkini | inews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:42
share

KIEV, iNews.id - Serangan terbaru Rusia ke beberapa wilayah Ukraina, Selasa (11/8/2026), menewaskan sedikitnya 12 orang serta melukai puluhan lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia menggunakan rudal buatan Korea Utara (Korut) dalam serangan tersebut. Dia juga memperingatkan, Rusia mendapat banyak kiriman rudal balistik bahkan personel militer dari Korut.

Kota Zaporizhzhia menjadi wilayah paling parah terkena serangan Rusia. Setidaknya enam orang tewas dan 19 lainnya luka dalam serangan sepanjang malam.

Menurut Zelensky, Rusia ingin mengeksploitasi krisis rudal pertahanan Patriot Ukraina, menyusul gagalnya upaya diplomasi oleh Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang. Selain itu AS mengalihkan perhatian ke perang melawan Iran.

“Setiap langkah yang diambil Rusia, meningkatkan produksi rudal balistik, mendatangkan peralatan Korea Utara, mempersiapkan mobilisasi (pasukan), semua ini menunjukkan Moskow tidak sedang mempersiapkan perdamaian, tapi eskalasi,” kata Zelensky, dalam posting-an di media sosial, dikutip Rabu (12/8/2026).

Foto-foto yang diunggah di media sosial menunjukkan, banyak bangunan dan mobil yang terbakar akibat hantaman rudal.

“Kota ini dihantam rudal balistik Korea Utara, Zircon, dan bom udara berpemandu. Ini adalah serangan keji, dirancang untuk menimbulkan kerusakan maksimal, khususnya pada infrastruktur sipil,” kata Zelensky.

Dia menambahkan, seluruh korban tewas adalah karyawan pabrik baja Zaporizhstal.

“Serangan balistik itu menghantam karyawan yang sedang menuju tempat perlindungan segera setelah peringatan udara aktif,” bunyi pernyataan perusahaan, seraya menambahkan serangan itu juga melukai 21 karyawan lainnya.

Sementara itu enam orang lainnya tewas di wilayah Dnipro dan Donetsk.

Sebuah rumah sakit khusus penyakit menular juga terkena rudal Rusia. Serangan juga menargetkan kota-kota garis depan seperti Kherson dan Kharkiv yang menyebabkan putusnya pasokan listrik.

Di Kota Mykolaiv, serangan drone Rusia melukai perempuan 75 tahun.

Topik Menarik