Tidur Tak Pernah Nyenyak? Hindari Kebiasaan Ini Sebelum Istirahat

Tidur Tak Pernah Nyenyak? Hindari Kebiasaan Ini Sebelum Istirahat

Gaya Hidup | inews | Rabu, 15 Juli 2026 - 21:17
share

JAKARTA, iNews.id - Tidur tak pernah nyenyak sering kali bukan hanya disebabkan stres atau kelelahan. Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan yang dilakukan menjelang waktu istirahat justru dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh tidak benar-benar pulih saat bangun keesokan harinya.

Kondisi ini banyak dialami, terutama oleh pekerja dengan sistem shifting atau mereka yang memiliki jadwal tidur tidak menentu. Jika berlangsung terus-menerus, pola tidur yang berantakan dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

Seorang perawat bernama Rizal melalui akun X @afrkml membagikan sejumlah kebiasaan yang sebaiknya dihindari sekaligus langkah sederhana untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah mengonsumsi minuman berkafein menjelang tidur. Kopi, teh, maupun minuman berkafein lainnya sebaiknya tidak dikonsumsi setidaknya enam jam sebelum waktu tidur karena dapat membuat tubuh tetap terjaga lebih lama.

Kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah makan dalam porsi besar dua hingga tiga jam sebelum tidur. Tubuh yang masih sibuk mencerna makanan dapat membuat seseorang sulit terlelap dan tidur menjadi kurang nyaman.

Selain itu, tidur siang terlalu lama atau dilakukan menjelang sore juga dapat mengganggu jam tidur malam. Durasi tidur siang yang disarankan sekitar 20 hingga 60 menit per hari dan sebaiknya dilakukan sebelum pukul 15.00.

Rizal juga mengingatkan pentingnya membiasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Kebiasaan ini membantu tubuh mengenali waktu istirahat sehingga ritme biologis menjadi lebih teratur.

"Usahain tidur & bangun pada waktu yg sama setiap hari, meski weekend," tulisnya.

Kondisi kamar tidur juga berperan besar terhadap kualitas istirahat. Gunakan kasur dan bantal yang nyaman serta biasakan tidur dalam kondisi ruangan gelap agar tubuh lebih mudah memproduksi hormon melatonin yang membantu proses tidur.

Jika belum terbiasa tidur dalam kondisi gelap total, lampu dapat diredupkan terlebih dahulu atau menggunakan masker penutup mata untuk mengurangi paparan cahaya.

Di sisi lain, olahraga secara rutin juga dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, aktivitas fisik dengan intensitas tinggi sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur karena justru dapat membuat tubuh tetap aktif.

Mengubah kebiasaan kecil sebelum tidur dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas istirahat. Dengan menghindari kebiasaan yang mengganggu tidur dan menerapkan pola hidup yang lebih teratur, tubuh akan lebih segar saat bangun dan kesehatan pun lebih terjaga.

Topik Menarik