Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, 2 Pelaku Ditangkap Ayah dan Anak

Terkini | inews | Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:19
share

TANGERANG, iNews.id - Polisi menangkap dua orang yang merupakan ayah dan anak diduga terlibat dalam kasus pembunuhan pedagang cilok berinisial P (33) di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Keduanya ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan. 

Identitas kedua terduga pelaku berinisial BT (41) dan MS (17). Mereka ditangkap saat berada di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, ketika diduga hendak melarikan diri ke Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026).

Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Cikupa setelah korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah, membenarkan penangkapan dua terduga pelaku tersebut.

"Benar, dua terduga pelaku sudah kami amankan. Saat diamankan tidak ada perlawanan," ujar Syaiful dikutip dari iNews Banten, Sabtu (6/6/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa kedua terduga pelaku memiliki hubungan keluarga, yakni ayah dan anak.

MS (17) diketahui tinggal satu kontrakan dengan korban dan sama-sama berprofesi sebagai pedagang cilok. Sementara BT merupakan ayah kandung dari MS.

"MS ini teman satu kontrakan korban, sesama pedagang cilok. Sedangkan BT ayah kandungnya," katanya.

Meski demikian, polisi belum mengungkap secara rinci keterlibatan masing-masing pelaku dalam kasus tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Sebelumnya, warga Desa Pasir Gadung digegerkan dengan penemuan mayat korban di dalam rumah kontrakan pada Selasa (2/6/2026).

Korban pertama kali ditemukan seorang saksi bernama Septiana yang datang untuk mengecek kondisi korban di tempat tinggalnya.

Saat tiba di lokasi, saksi mendapati pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Di depan kontrakan juga terlihat gerobak cilok milik korban masih terparkir. Setelah pemeriksaan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya delapan luka sayatan yang diduga akibat sabetan senjata tajam pada tubuh korban. Temuan tersebut menguatkan dugaan kematiannya diduga menjadi korban tindak pembunuhan.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terduga pelaku untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi kekerasan hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa.

"Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk mengungkap kronologi dan motif di balik pembunuhan tersebut," ujar AKP Syaiful.

Hingga kini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di kepolisian. Polisi berjanji akan mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan pedagang cilok yang menghebohkan warga Kabupaten Tangerang tersebut.

Topik Menarik