Warren Tanoesoedibjo Ungkap Masa Depan MNC Animation, Film Berbasis AI Mulai Disiapkan

Warren Tanoesoedibjo Ungkap Masa Depan MNC Animation, Film Berbasis AI Mulai Disiapkan

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 22 Mei 2026 - 17:23
share

JAKARTA, iNews.id - MNC Animation mulai serius mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses produksi animasi. Bahkan, perusahaan ini membuka peluang menghadirkan serial hingga film yang sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI di masa depan.

Chief Creative & Production Officer (CCPO) MNC Animation, Warren H Tanoesoedibjo, mengatakan penggunaan AI saat ini sudah mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi produksi, khususnya pada pekerjaan teknis yang bersifat repetitif.

Menurut Warren, AI dapat membantu mempercepat proses pembuatan gerakan animasi hingga pengelolaan library produksi, sehingga tim kreatif bisa bekerja lebih efektif.

"Mungkin bisa kayak membuat gerakan-gerakan, action-action dan lain yang mungkin agak repetitif, ya itu kan bisa dibuat AI," ujar Warren saat ditemui dalam perayaan ulang tahun MNC Animation di Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).

Chief Creative & Production Officer (CCPO) MNC Animation Warren H Tanoesoedibjo (kiri) bersama Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (kanan) dan Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo (tengah). (Foto: Aziz Indra)

Dia menambahkan, "Terus buat storage-nya, buat storage library-nya terus tinggal copy-paste action-nya di dalam scene-nya, kayak gitu." 

Meski demikian, Warren menegaskan bahwa penggunaan AI tidak boleh mengorbankan kualitas artistik sebuah karya. Ia mengaku tidak ingin MNC Animation menghasilkan animasi yang terlihat mentah atau sekadar mengikuti tren AI tanpa standar visual yang baik.

Warren bahkan menyoroti fenomena animasi berbasis AI yang belakangan ramai bermunculan, namun dinilai masih memiliki kualitas visual yang kurang maksimal.

"Contoh kalau kayak di sebelah kan mereka buat fully AI kan, ada satu program animasi yang fully AI. Nah, tapi menurut saya dan menurut warga juga nggak bagus sih karena kelihatan banget kalau itu AI," tegasnya.

Bagi Warren, tantangan terbesar dalam pengembangan AI di industri animasi adalah bagaimana menyaring hasil yang kurang baik agar tetap menghasilkan karya yang estetik dan berkualitas tinggi.

Ia pun optimistis teknologi AI suatu saat dapat digunakan secara penuh untuk memproduksi serial maupun film layar lebar, asalkan proses kurasi dan pengembangan teknologinya dilakukan secara matang.

"Kalau kami bisa membuat yang fully generated AI tapi yang bagus, yang kayak di-filtered out, jadi semua yang istilahnya AI slop, ya, yang sekarang dibuatkan, kalau itu bisa di-filter out terus bisa membuat prompting-nya yang lebih bagus, mungkin saja bisa ada satu series, film atau whatever yang bisa fully AI," ungkap Warren.

Meski peluang itu terbuka lebar, Warren mengakui saat ini pengembangan AI di dunia animasi masih berada pada tahap eksplorasi dan membutuhkan banyak proses trial and error.

"Tapi for now, itu memang trial and error saja sih," tambahnya.

Selain mengembangkan teknologi AI, Warren memastikan tim MNC Animation saat ini juga tengah menyiapkan sejumlah proyek baru yang masih dirahasiakan dan akan menjadi kejutan bagi para pecinta animasi Indonesia.

"Kami masih working on beberapa proyek dengan tim," ujarnya.

Topik Menarik