Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

Longsor di Medan Timpa Pekerja, 1 Tewas 1 Lainnya Belum Ditemukan

Nasional | inews | Rabu, 13 Mei 2026 - 00:15
share

MEDAN, iNews.id - Longsor terjadi di area PT Gunung Gahapi Sakti, KM 9,2 Lingkungan II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada Senin (11/5/2026) malam. Dua pekerja tertimbun material batu dan tanah, satu di antaranya ditemukan tewas, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Korban diketahui bernama Roni Fauzi (38) dan Rinaldi (38). Keduanya diduga sedang mengumpulkan timah bekas di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB ketika tiba-tiba terjadi longsoran yang menimbun mereka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika mengatakan bahwa tim SAR langsung dikerahkan setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.

“Begitu menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Medan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban tertimbun longsor,” ujar Hery dikutip dari iNews Medan, Selasa (12/5/2026).

Dia menjelaskan, proses pencarian menghadapi kendala karena kondisi tanah yang masih labil serta adanya genangan air di sekitar lokasi kejadian yang berasal dari aliran Sungai Deli.

“Tim SAR gabungan harus bekerja ekstra hati-hati karena terdapat genangan air di sekitar longsoran. Kondisi ini cukup menyulitkan proses pencarian,” katanya.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan dua alat berat ekskavator untuk membuka timbunan material, disertai pencarian manual oleh tim di lapangan demi menjaga keselamatan personel.

“Penggunaan alat berat dikombinasikan dengan pencarian manual agar proses evakuasi bisa berjalan maksimal namun tetap aman bagi personel,” ucapnya.

Setelah dilakukan pencarian, korban Roni Fauzi berhasil ditemukan pada pukul 13.46 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RS Mitra Medika Yos Sudarso Medan.

Sementara itu, satu korban lainnya, Rinaldi, hingga kini masih belum ditemukan dan pencarian terus dilanjutkan.

“Seluruh unsur SAR gabungan saat ini masih fokus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Medan Labuhan, BPBD Kota Medan, Damkar Kota Medan, masyarakat, serta pihak keluarga korban.

Topik Menarik