3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mengakibatkan 3.517 jiwa terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan banjir Kendari merenggut 2 warga meninggal dunia.
"Dua warga meninggal dunia. Selain itu, sekitar 797 kepala keluarga atau 3.517 jiwa terdampak dengan sekitar 797 rumah ikut terdampak banjir," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Banjir 1 Meter Tenggelamkan Ratusan Rumah di Kampung Salo Kendari
Wilayah terdampak mencakup 16 kelurahan di 7 kecamatan. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) masih menjadi atensi BPBD setempat sampai hari ini.
"Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut dan sebagian masyarakat bersama instansi terkait saat ini tengah berupaya membersihkan sisa lumpur dan puing sampah yang terbawa banjir," katanya.BNPB juga melaporkan banjir yang melanda Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Senin (11/5/2026). Banjir itu mengakibatkan ribuan jiwa terdampak dan ratusan rumah rusak. "Mengakibatkan 1.051 kepala keluarga atau 3.539 jiwa terdampak serta sekitar 966 rumah terdampak," ujar Abdul.
Banjir ini berdampak pada 11 wilayah yang tersebar di 4 kecamatan. Banjir dipicu tingginya intensitas curah hujan.
Kondisi banjir dilaporkan berangsur surut dan masyarakat bersama instansi terkait mulai membersihkan lumpur dan puing sampah akibat banjir.










