Geger! Pelajar SMK di Karawang Tewas Bersimbah Darah di Bantaran Sungai Citarum
KARAWANG, iNews.id - Warga Dusun Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pelajar SMK dalam kondisi mengenaskan di bantaran Sungai Citarum, Senin (11/5/2026) siang. Korban ditemukan tewas dengan luka sayatan di bagian leher yang diduga akibat senjata tajam.
Korban diketahui bernama Arjan Fauzi, siswa kelas X SMKN 1 Batujaya. Jasad korban ditemukan tergeletak di semak-semak sekitar bantaran sungai hingga mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh berlumuran darah. Luka serius di bagian leher membuat warga yang melihat langsung kejadian merasa syok.
Pihak keluarga mengaku sangat terpukul karena sebelumnya korban dilaporkan hilang setelah tidak pulang ke rumah selama satu hari. Korban bahkan sempat dicari oleh keluarga sebelum akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.
Muhamad Iman, keluarga korban, mengatakan pihak keluarga awalnya melaporkan kehilangan korban ke polisi setelah Arjan tak kunjung pulang ke rumah.
"Semalam menjelang pulang tidak ada, setelah 24 jam kami buat laporan. Pas lagi buat laporan, Pak RT datang ada mayat, kami datanglah ke sana, ciri-ciri baju, kalau muka gak terlihat karena berlumuran darah," ujarnya, Senin (11/5/2026).
Keluarga menyebut korban dikenal sebagai anak baik dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Korban juga disebut selalu berpamitan kepada orang tua setiap kali keluar rumah.
"Korban ini sepupu saya, pinter orangnya gak nakal. Makanya kami gak menyangka," kata Indah, bibi korban.
Suasana duka menyelimuti proses evakuasi jasad korban. Orang tua korban terlihat histeris saat petugas membawa jasad Arjan dari lokasi penemuan.
Warga yang berada di sekitar lokasi juga tampak terpukul dengan peristiwa tersebut. Mereka tidak menyangka korban yang masih berstatus pelajar aktif ditemukan tewas secara tragis.
Tim Inafis Polres Karawang bersama personel Polsek Batujaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memeriksa area sekitar lokasi penemuan jasad dan mencari kemungkinan adanya barang bukti.
Polisi juga memasang garis polisi di lokasi untuk mempermudah proses penyelidikan dan mencegah warga mendekati TKP. Sejumlah saksi turut dimintai keterangan guna mengungkap penyebab kematian korban.
Sementara itu, jasad korban dibawa ke RSUD Karawang untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian pelajar tersebut.
Keluarga berharap polisi segera mengungkap kasus kematian Arjan Fauzi dan menangkap pelaku yang diduga terlibat. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Karawang dan Polsek Batujaya.










