Siswa SMK di Samarinda Meninggal Diduga akibat Sepatu Kekecilan, Ibunda Penuh Penyesalan
SAMARINDA, iNews.id - Kisah pilu menyelimuti keluarga Mandala Rizky Syaputra (16) pelajar SMK di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang meninggal dunia setelah mengalami sakit berkepanjangan diduga akibat memakai sepatu kekecilan. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Mandala memilih menahan sakit dan tidak ingin membebani ibunya dengan permintaan sepatu baru.
Suasana haru pecah di rumah duka saat sang ibunda, Ratnasari, mengenang perjuangan hidup putranya. Tangisnya tak terbendung ketika menceritakan penyesalan karena belum mampu memenuhi keinginan terakhir anaknya.
Mandala diketahui merupakan anak yatim yang tinggal bersama ibu dan empat saudaranya di Samarinda. Sejak ayahnya meninggal dunia, Ratnasari menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan kue keliling demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Karena kondisi ekonomi yang sulit, Mandala tetap memakai sepatu lama sejak kelas satu SMK meski ukuran kakinya terus bertambah. Bahkan sepatu tersebut harus ditambah busa agar masih bisa digunakan.
Ratnasari mengungkapkan anaknya sempat meminta sepatu baru. Namun Mandala akhirnya mengurungkan niat karena tidak tega melihat kondisi ibunya.
Kondisi kesehatan Mandala mulai memburuk saat menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di sebuah pusat perbelanjaan. Aktivitas berdiri dalam waktu lama diduga memperparah pembengkakan di kakinya.
Meski mulai merasakan sakit, Mandala tidak pernah mengeluh berlebihan kepada ibunya.
Seiring waktu, rasa sakit yang awalnya hanya di kaki mulai menjalar ke pinggang hingga kepala. Namun Mandala tetap berusaha menjalani aktivitas seperti biasa meski kondisinya terus menurun.
Ratnasari mengaku sesak dada setiap kali mengingat kondisi putranya sebelum meninggal dunia. Mandala akhirnya meninggal dunia sehari setelah sempat mendapatkan penanganan di klinik akibat pembengkakan pada kakinya. Kepergian remaja tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.










