WIKA Beton (WTON) Raih Kontrak Baru Rp3,1 Triliun hingga Kuartal III-2026
IDXChannel - PT Wijaya Karya Beton Tbk atau WIKA Beton (WTON) mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp3,1 triliun hingga kuartal III-2026. Capaian tersebut meningkat 57,58 persen dibandingkan kuartal II-2026 yang mencapai Rp1,97 triliun, seiring ekspansi bisnis perseroan melalui berbagai proyek infrastruktur, baik pemerintah maupun swasta.
Perolehan kontrak baru tersebut mencerminkan upaya WIKA Beton dalam memperluas jangkauan bisnis, termasuk melalui keterlibatan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan proyek swasta.
"Perseroan terus mengoptimalkan peluang di berbagai sektor untuk memperkuat portofolio proyek dan mendukung pertumbuhan bisnis," kata manajemen WIKA Beton dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan kategori pelanggan, segmen swasta menjadi kontributor terbesar terhadap kontrak baru dengan porsi 45,37 persen. Selanjutnya, proyek melalui kerja sama operasi atau joint operation (KSO/JO) menyumbang 36,35 persen, diikuti badan usaha milik negara (BUMN) sebesar 16,18 persen dan WIKA sebesar 2,10 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa perolehan proyek WIKA Beton tidak hanya bertumpu pada satu kelompok pelanggan. Diversifikasi sumber kontrak diharapkan dapat memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat posisi perseroan dalam persaingan industri beton pracetak dan konstruksi.
Dari sisi sektor usaha, infrastruktur mendominasi perolehan kontrak baru dengan kontribusi sebesar 61,45 persen. Sektor industri menyusul dengan porsi 14,83 persen, kelistrikan sebesar 10,48 persen, sedangkan sektor lainnya menyumbang 13,24 persen.
Dominasi sektor infrastruktur mencerminkan besarnya kontribusi proyek-proyek pembangunan terhadap aktivitas bisnis perseroan. Sementara itu, kontribusi sektor industri dan kelistrikan turut memberikan ruang bagi WIKA Beton untuk memperluas pasar di luar proyek infrastruktur konvensional.
Berdasarkan jenis produk dan layanan, produk beton pracetak (precast) menjadi kontributor terbesar dengan porsi 76,98 persen dari total kontrak baru. Produk beton siap pakai (ready mix) menyumbang 16,35 persen, diikuti layanan (service) sebesar 5,72 persen dan kategori lainnya sebesar 0,95 persen.
Capaian kontrak baru tersebut menjadi bagian dari strategi WIKA Beton dalam mendorong penciptaan nilai dan memperkuat kinerja keuangan. Melalui diversifikasi pelanggan, sektor usaha, serta produk dan layanan, perseroan berupaya menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ekosistem Danantara dan BUMN.
(Rahmat Fiansyah)










