Penyebab IHSG Anjlok hingga 11 Persen Berujung Trading Halt

Penyebab IHSG Anjlok hingga 11 Persen Berujung Trading Halt

Ekonomi | okezone | Jum'at, 16 Oktober 2026 - 10:08
share

JAKARTA - Penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 8 persen berujung penghentian sementara perdagangan (trading halt). IHSG anjlok dipicu oleh pengumuman MSCI yang membuka konsultasi untuk mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.

IHSG dibuka melemah 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92 atau mengalami trading halt. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 49,14 poin atau 8,33 persen ke posisi 540,95.

"Apabila support 5.828 ditembus, tekanan koreksi berpotensi berlanjut untuk menutup gap di area 5.805-5.744 dan 5.704-5.695, dengan level 5.700 menjadi support psikologis berikutnya. Jika level tersebut turut jebol, IHSG berisiko melemah lebih dalam menuju 5.300, yang merupakan area previous low," ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

MSCI membuka konsultasi kepada pelaku pasar untuk mengkaji ulang klasifikasi MSCI Indonesia Indexes dari kategori Emerging Market (EM) menjadi Standalone Market pada seluruh indeks komposit global dan regional yang relevan.

MSCI akan menerima masukan dari pelaku pasar mengenai proposal reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia tersebut sampai 30 April 2027, dan akan mengumumkan keputusannya sebelum tanggal 30 Juni 2027.

 

Usai IHSG dibuka anjlok 8 persen, BEI pun menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 08:58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Perdagangan dilanjutkan pada pukul 09:28:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Usai perdagangan kembali dibuka, IHSG kembali anjlok. IHSG melemah 651,94 poin atau 11,12 persen hingga pukul 09.34.

Topik Menarik