Ingin Dunia Melihat, Angelina Jolie Tunjukkan Citra Satelit Kehancuran Gaza akibat Dibom Israel
Aktris Angelina Jolie, yang juga mantan utusan khusus PBB, menunjukkan skala kehancuran di Jalur Gaza akibat pengeboman Israel. Dia membagikan citra satelit perbandingan sebelum dan sesudah yang memperlihatkan kerusakan luas akibat kebrutalan Israel agar dunia internasional melihatnya.
"Anda sekarang bisa membuka Google Earth dan melihat apa yang telah dilakukan terhadap Gaza," tulis Jolie di Instagram, sembari menyertakan gambar yang membandingkan kondisi wilayah di Gaza sebelum perang dengan kondisinya pada musim panas ini.
Baca Juga: Gereja Gaza Berduka, Ibu Kristen dan Putrinya Tewas Dibom Israel
Gambar-gambar tersebut memperlihatkan area di dekat Sekolah Al-Qadisiyah di kota Rafah, Khan Younis di Gaza selatan, dan Jalan Omar Mukhtar di Kota Gaza, di mana sebagian besar kawasan perkotaan yang sebelumnya padat kini telah menjadi puing-puing.
"Seluruh kawasan permukiman telah rata dengan tanah," ujar Jolie, seraya menambahkan bahwa rumah, sekolah, universitas, rumah sakit, jalan raya, sistem air dan sanitasi, serta infrastruktur lainnya telah rusak atau hancur.Mengutip analisis satelit PBB, Jolie menyatakan bahwa per bulan Juni ini, 82 bangunan di Gaza telah mengalami kerusakan dan sekitar dua pertiga dari bangunan yang rusak tersebut dinilai telah hancur total.Dia juga mengutip data kemanusiaan yang menunjukkan bahwa 1,98 juta orang atau 94 dari populasi Gaza membutuhkan bantuan tempat berlindung dan kebutuhan pokok menjelang datangnya musim dingin. "Bantuan dan material untuk tempat berlindung terus menghadapi pembatasan dan penundaan," ujarnya.
Jolie mengatakan bahwa citra satelit membantu memperlihatkan skala fisik kehancuran, namun tidak mampu menggambarkan dampaknya terhadap manusia.
"Hal yang tidak dapat diperlihatkan oleh citra tersebut adalah bagaimana rasanya hidup di tengah kehancuran itu, apa yang menimpa keluarga-keluarga yang tewas, serta bagaimana kehidupan mereka yang berhasil selamat," ujarnya.
Dia menyerukan agar bantuan berupa tempat penampungan, bantuan kemanusiaan, dan pasokan medis dapat menjangkau warga sipil, serta agar tercipta kondisi yang memungkinkan warga Palestina membangun kembali rumah, sekolah, rumah sakit, dan komunitas mereka.
Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia Siap Lepas Obligasi Pemerintah AS Senilai Rp1.410 Triliun
"Kehancuran ini nyata terlihat. Kebutuhan-kebutuhannya pun sudah diketahui. Yang terpenting saat ini adalah apakah kebutuhan tersebut dipenuhi," kata Jolie, sebagaimana dikutip dari Middle East Monitor, Senin (5/10/2026).
Jolie, peraih dua penghargaan Oscar, pernah menjabat sebagai Duta Niat Baik (Goodwill Ambassador) dan kemudian Utusan Khusus untuk UNHCR—badan PBB yang mengurusi pengungsi—selama lebih dari 20 tahun, yakni dari tahun 2001 hingga 2022.
Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya, sekaligus menghancurkan sekitar 90 infrastruktur di wilayah kantong tersebut, menurut data pihak Palestina.








