Tak Sekadar Demi Uang, Mengapa Pakistan Tertarik Berdagang dengan Iran?

Tak Sekadar Demi Uang, Mengapa Pakistan Tertarik Berdagang dengan Iran?

Global | sindonews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:27
share

Pakistan dan Iran telah menegaskan kembali tekad mereka untuk meningkatkan perdagangan bilateral hingga mencapai angka USD10 miliar.Menteri Iran Mohammad Atabak menyebut Pakistan sebagai "mitra dagang strategis jangka panjang" dan menyatakan optimisme bahwa perjanjian perdagangan bebas (FTA) akan segera disepakati.

Menurut Javed Hassan, mantan ketua Economic Advisory Group, layanan transit barang memberikan manfaat lebih dari sekadar pendapatan bagi Pakistan—hal ini menciptakan daya tawar strategis.

"Dengan menyediakan salah satu koridor darat paling efisien bagi Iran, Pakistan menjadi pihak yang berkepentingan dalam konektivitas komersial Teheran. Hal ini memperkuat posisi Islamabad terkait keamanan perbatasan, kerja sama energi—termasuk impor gas di masa depan—serta hubungan ekonomi yang lebih luas," ujar dia.

Gwadar dan Chabahar dapat menjadi simpul yang saling melengkapi, sementara infrastruktur yang ada juga akan melayani Afghanistan dan Asia Tengah, sehingga menjadikan Gwadar sebagai pusat logistik regional, catat Hassan.

Hubungan dengan Negara Teluk

Pakistan harus mempererat hubungan dengan Iran tanpa menyinggung Arab Saudi dan UEA. Batasannya adalah: apakah wilayah Pakistan memfasilitasi penghindaran sanksi.

Persepsi Internasional

Reputasi bergantung pada kinerja. Jika Gwadar menangani perdagangan Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah, narasi Pakistan sebagai pusat konektivitas akan semakin kredibel. Untuk saat ini, hal tersebut masih sebatas aspirasi.

Target USD10 Miliar

Meningkatkan nilai perdagangan dari kisaran USD3 miliar menjadi USD10 miliar dalam lima tahun membutuhkan pertumbuhan tahunan sekitar 28.

Keberhasilan bergantung pada tiga hal: ratifikasi FTA yang mencakup pemotongan tarif, mekanisme pembayaran yang mematuhi aturan sanksi, serta peningkatan kapasitas arus barang di Gwadar.

Hingga saat itu tercapai, angka ini merupakan tujuan kebijakan, bukan sekadar prakiraan.

Baca juga: Iran Ungkap Tanda-tanda Positif dalam Pembicaraan dengan Oman terkait Selat Hormuz

Topik Menarik