Kremlin Bilang Rusia Tak Dapat Diancam Berkat Senjata Nuklir

Kremlin Bilang Rusia Tak Dapat Diancam Berkat Senjata Nuklir

Global | sindonews | Senin, 18 Mei 2026 - 13:28
share

Kremlin membanggakan kepemilikan senjata nuklir Rusia sebagai landasan keamanan nasional. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia tak dapat diancam karena statusnya sebagai kekuatan nuklir.

Peskov mengatakan persenjataan nuklir telah melindungi Rusia dari ancaman terhadap eksistensinya.

“Sebuah kekuatan nuklir tidak dapat diancam; eksistensinya tidak dapat diancam. Inilah yang memberi kami kesempatan untuk percaya diri dalam hal ini, dan inilah dasar dari pencegahan nuklir,” katanya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (18/5/2026).

Bacaa Juga: Belajar dari Nasib Khamenei, Korut Tembakkan Senjata Nuklir Jika Kim Jong-un Dibunuh

Mengomentari hubungan dengan Eropa, Peskov mengatakan diskusi yang berkembang di dalam Uni Eropa tentang kemungkinan negosiasi dengan Rusia menandai “pergeseran besar” dan sesuai dengan kepentingan Moskow.

“Diskusi aktif tentang topik ini (dialog dengan Rusia), pergeseran menuju gagasan bahwa suatu hari nanti kita harus berbicara dengan Rusia—ini bagus,” katanya, mengingatkan bahwa Rusia tidak bertanggung jawab atas kegagalan dialog dengan Eropa dan tertarik untuk membangun kembali hubungan.Berbicara tentang kemungkinan negosiator Uni Eropa untuk pembicaraan dengan Rusia, Peskov merujuk pada Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas, dengan mengatakan bahwa “demi kepentingannya untuk tidak menjadi negosiator dengan Rusia.”

“Jika Anda ingat, [Presiden Rusia Vladimir] Putin mengatakan bahwa itu bisa siapa saja yang belum banyak mengatakan hal-hal buruk,” ujarnya.

Awal pekan ini, Presiden Putin mengatakan Rusia telah mengembangkan kemampuan nuklir yang tidak ada bandingannya di dunia karena Moskow terus memodernisasi kekuatan pencegahan nuklirnya.

Putin mengatakan Rusia mempercepat pengembangan sistem senjata canggih setelah Amerika Serikat menarik diri dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik pada tahun 2002.

“Itulah mengapa Rusia mulai mengembangkan sistem canggih yang tidak ada bandingannya di dunia, yang mampu menembus sistem pertahanan rudal yang ada dan yang akan datang,” katanya selama konferensi video dengan Komandan Pasukan Rudal Strategis Sergey Karakayev yang membahas keberhasilan uji coba rudal Sarmat.

Topik Menarik