Horor! Pesawat Militer Pembawa 125 Orang Jatuh dan Meledak, 8 Tewas
Sebuah pesawat militer Kolombia yang membawa 125 orang—114 tentara dan 11 awak—jatuh dan meledak saat lepas landas pada hari Senin waktu setempat. Data sementara dari para pejabat menyebutkan bahwa delapan orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam tragedi ini.
Pesawat Hercules tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, dekat perbatasan selatan dengan Ekuador dan Peru, meninggalkan puing-puing yang terbakar di dasar hutan.
Baca Juga: Pesawat Tempur F-16 Jatuh di Turki, Pilot Tewas
Jumlah korban diumumkan dalam pernyataan video oleh gubernur regional Jhon Gabriel Molina, yang mengatakan 83 orang terluka. Dia menambahkan bahwa para penyelidik sedang menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Sumber militer sebelumnya mengisyaratkan bahwa 80 orang mungkin telah tewas, di tengah laporan resmi bahwa sekitar 40 orang selamat telah ditemukan.
Wilayah perbatasan yang bermasalah telah menjadi lokasi aktivitas militer yang intens dalam beberapa minggu terakhir, di mana militer Kolombia dan Ekuador berupaya mengatasi kartel dan milisi penyelundup narkoba.Pemerintah Ekuador serta negara tetangga Kolombia; Venezuela, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan pesawat.Gambar AFP dari lokasi kejadian menunjukkan warga sipil memanjat di sekitar ekor pesawat yang rusak, bertanda FAC 1016, sementara asap dan api mengepul di atas pepohonan.
Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi tersebut saat personel militer menuju ke lokasi terpencil. "Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa kita membawa sedikit penghiburan," kata Sanchez, Selasa (24/3/2026).
Dia menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan penyebab tragedi tersebut.
Komandan Angkatan Udara Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda mengatakan bahwa ada 114 tentara dan 11 awak pesawat di dalamnya. Mereka sedang melakukan perjalanan antara Puerto Leguizamo dan pos terdepan Amazon lainnya di dekatnya."Bandara itu kecil dan ada beberapa kesulitan terkait evakuasi jenazah dan korban luka," kata Gubernur Molina dalam sebuah video yang diunggah di Facebook.
Warga setempat menceritakan bahwa mereka mendengar suara ledakan keras.
"Saya merasakan ledakan di udara dan, ketika saya melihat ke atas, pesawat itu terbang dekat rumah di lahan saya," kata Noe Mota, seorang petani setempat.
Presiden Kolombia Gustavo Petro membagikan rekaman yang menunjukkan pesawat tersebut berusaha untuk naik ketinggian sebelum jatuh ke Bumi.
Petro menggambarkan kecelakaan itu sebagai "kecelakaan mengerikan" dan menekankan perlunya modernisasi peralatan militer Kolombia, tanpa secara spesifik mengatakan apakah kondisi saat ini terkait dengan kecelakaan tersebut.Kecelakaan ini adalah kecelakaan kedua yang melibatkan pesawat C-130 Hercules di Amerika Selatan dalam waktu kurang dari sebulan.
Sebelumnya, sebuah pesawat kargo militer Bolivia yang membawa uang kertas jatuh saat mendarat di dekat La Paz pada 27 Februari, menyebabkan sedikitnya 24 orang tewas.
Hercules adalah pesawat turboprop bermesin empat yang dibangun oleh Lockheed Martin, Amerika Serikat.
Netanyahu Ingin Bentuk Aliansi Melawan Poros Sunni dan Syiah, Ajak Negara-negara Arab Gabung
Terkenal karena kemampuannya beroperasi dari landasan udara darurat, pesawat ini banyak digunakan oleh militer di seluruh dunia dan dapat membawa berbagai macam barang, mulai dari pasukan hingga kendaraan.










