Netanyahu Ingin Bentuk Aliansi Melawan Poros Sunni dan Syiah, Ajak Negara-negara Arab Gabung
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan pembentukan aliansi regional untuk melawan apa yang dia sebut "poros Sunni dan Syiah". Dia mengajak negara-negara Arab bergabung dalam aliansi ini.
Mengutip laporan Bloomberg, Selasa (24/2/2026), Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat kabinet Israel pada hari Minggu menjelang kunjungan PM India Narendra Modi.
Baca Juga: Serangan ke Iran Diperkirakan dalam Beberapa Hari Lagi, Netanyahu Tunda Rapat Kabinet Keamanan
Dia mengatakan jaringan aliansi yang diusulkan akan mencakup India, negara-negara Arab dan Afrika, Yunani, Siprus, dan negara-negara Asia lainnya.
Netanyahu menambahkan bahwa negara-negara tersebut memiliki visi yang berbeda dari apa yang disebutnya sebagai "poros Syiah garis keras" dan "poros Sunni garis keras yang sedang muncul"."Tujuannya adalah untuk menciptakan poros negara-negara yang memandang realitas, tantangan, dan tujuan dengan cara yang sama, berbeda dengan poros radikal, yang mencakup poros Syiah, yang telah kita beri pukulan keras, serta poros Sunni radikal yang sedang terbentuk," katanya.Dia mengatakan kerja sama di antara negara-negara tersebut dapat membawa manfaat besar. "Dan tentu saja akan memastikan kekuatan dan masa depan kita," ujarnya.
Netanyahu menambahkan bahwa, jika negara-negara itu bergabung dengan aliansi tersebut, kerja sama semacam itu dapat menghasilkan hasil yang signifikan dan memastikan ketahanan serta masa depan Israel.
Belum ada komentar langsung dari negara-negara Arab atau negara lain yang dia sebutkan terkait pernyataannya tersebut.










