Loading...
Loading…
Putin Peringatkan Finlandia: Bergabung dengan NATO Akan Menjadi Kesalahan

Putin Peringatkan Finlandia: Bergabung dengan NATO Akan Menjadi Kesalahan

Powered by sindonews
Global | Sindonews | Minggu, 15 Mei 2022 - 06:23

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan mitranya dari Finlandia bahwa bergabung dengan NATO dan meninggalkan status netral Finlandia akan menjadi "kesalahan".

Meski begitu, Putin memberi tahu Presiden Finlandia Sauli Niinisto bahwa tidak ada ancaman bagi keamanan Finlandia.

Setelah panggilan telepon antara Niinisto dan Putin pada hari Sabtu, Kremlin mengatakan pemimpin Rusia itu telah menekankan berakhirnya kebijakan tradisional netralitas militer akan menjadi kesalahan karena tidak ada ancaman terhadap keamanan Finlandia.

"Perubahan dalam orientasi politik negara seperti itu dapat berdampak negatif pada hubungan Rusia-Finlandia yang dikembangkan selama bertahun-tahun dalam semangat bertetangga yang baik dan kerja sama antara mitra," kata Putin seperti dikutip dari BBC, Minggu (15/5/2022).

Pada bagiannya, Niinisto mengatakan dia telah memberi tahu Putin bagaimana langkah Rusia baru-baru ini, bersama dengan invasi ke Ukraina, telah mengubah lingkungan keamanan Finlandia.

"Pembicaraan itu langsung dan lugas dan dilakukan tanpa kejengkelan. Menghindari ketegangan dianggap penting," katanya.

Baca Juga :
Putin tak Masalahkan Finlandia dan Swedia di NATO, Tapi akan Ambil Langkah

Pernyataan itu terjadi selama panggilan telepon yang dilakukan oleh presiden Finlandia, menjelang pengajuan menjadi anggota NATO secara resmi yang diharapkan akan diumumkan Finlandia pada hari Minggu ini.

Swedia juga telah menunjukkan niatnya untuk bergabung dengan aliansi Barat itu, menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Finlandia berbagi perbatasan 1.300 km dengan Rusia. Sampai sekarang, negara itu tetap berada di luar NATO untuk menghindari permusuhan dengan tetangga sebelah timurnya tersebut.

Putin tidak membuat ancaman khusus untuk membalas langkah Finlandia, tetapi Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengindikasikan akan ada aksi balasan.

Keputusan Rusia untuk menangguhkan pasokan listrik ke Finlandia dilihat sebagai tanda awal.

Dalam pernyataannya, pemasok energi Rusia RAO Nordic mengatakan akan menangguhkan pengiriman listrik ke Finlandia yang menyebutkan masalah pembayaran.

Eksekutif jaringan nasional Finlandia Reima Paivinen mengatakan kepada BBC bahwa penangguhan Rusia tidak menimbulkan masalah.

Dia mengatakan impor Rusia menyumbang sekitar 10% dari pasokan nasional, menambahkan bahwa mereka dapat diganti dari sumber alternatif.

Baca Juga :
Bukan Ukraina! Rusia Peringatkan Perang Nuklir Besar-besaran terhadap ALiansi Militer NATO, Ada Apa?

NATO, aliansi militer Barat, didirikan sebagian untuk menangkal ancaman dari Uni Soviet pada tahun 1949.

Presiden Putin telah menyebutkan niat Ukraina untuk bergabung dengan aliansi sebagai salah satu alasan untuk invasi tetangganya.

Original Source

Topik Menarik

{