Profil dan Potret Fathimah Azzahra, Mahasiswi Kedokteran dan Wakil Ketua BEM UI yang Curi Perhatian
PROFIL dan potret Fathimah Azzahra menarik diulas. Sebab, mahasiswi kedokteran ini juga diketahui aktif menjadi wakil ketua BEM UI.
Di tengah padatnya aktivitas akademik dan dinamika organisasi mahasiswa, Fathimah Azzahra menunjukkan bahwa dunia perkuliahan tidak hanya menjadi ruang untuk menimba ilmu. Dia juga berhasil mengembangkan kepemimpinan, memperluas kontribusi, dan mengasah kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Nama Fathimah dikenal sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) periode 2026. Di balik tanggung jawab tersebut, Fathimah merupakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023 yang juga memiliki rekam jejak akademik dan organisasi.
1. Dari SMA Negeri 3 Depok Menuju Fakultas Kedokteran UI
Perjalanan pendidikan Fathimah dimulai sebelum dirinya dikenal sebagai salah satu figur kepemimpinan mahasiswa di Universitas Indonesia. Ia merupakan lulusan SMA Negeri 3 Depok.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Fathimah berhasil melanjutkan studi ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dia berkuliah di UI lewat jalur Talent Scouting pada Program Kelas Khusus Internasional (KKI).
Fathimah resmi menjadi mahasiswa UI pada Agustus 2023. Pilihannya menekuni dunia kedokteran menunjukkan ketertarikannya terhadap ilmu pengetahuan, kompleksitas tubuh manusia, dan berbagai persoalan kesehatan.
2. Aktif Berorganisasi Sejak Awal Masa Perkuliahan
Selain menjalani pendidikan kedokteran, Fathimah juga mengembangkan kemampuannya melalui berbagai organisasi kemahasiswaan. Pada 2024, ia dipercaya menjadi Head of Community of Neuroscience and Psychiatry (CORE) FKUI. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengembangan komunitas yang berfokus pada bidang neurosains dan psikiatri.
Pada tahun yang sama, Fathimah juga menjalankan peran sebagai Project Officer Semarak Ramadan Forum Studi Islam FKUI. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengelola kegiatan, membangun koordinasi tim, dan terlibat dalam aktivitas sosial kemahasiswaan.
Perjalanan organisasinya berlanjut pada 2025 ketika ia dipercaya menjadi Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI). Pengalaman di tingkat fakultas hingga universitas tersebut menjadi bekal penting bagi Fathimah untuk memahami dinamika organisasi, proses pengambilan keputusan, serta berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa.
3. Dipercaya Menjadi Wakil Ketua BEM UI 2026
Puncak perjalanan organisasi Fathimah sejauh ini adalah ketika ia terpilih sebagai Wakil Ketua BEM UI periode 2026. Ia mendampingi Yatalathof Ma’shum Imawan yang menjabat sebagai Ketua BEM UI. Keduanya dipercaya untuk menjalankan roda organisasi mahasiswa di lingkungan Universitas Indonesia.
Posisi tersebut tentu membawa tanggung jawab yang tidak sederhana. BEM UI merupakan organisasi yang menjadi salah satu ruang artikulasi aspirasi mahasiswa dari berbagai fakultas dengan latar belakang dan kepentingan yang beragam.
Sebagai Wakil Ketua, Fathimah berada dalam lingkungan kepemimpinan yang menuntut kemampuan komunikasi, koordinasi, pemikiran kritis, serta kepekaan terhadap persoalan mahasiswa.
Namanya semakin dikenal publik setelah terlibat dalam berbagai forum diskusi. Dia juga menyampaikan pandangan kritis mengenai kebijakan publik, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Fathimah juga menjadi sorotan ketika tampil dalam aksi demonstrasi mahasiswa pada Agustus 2026. Dia menyampaikan aspirasi mahasiswa melalui orasi. Kehadirannya curi perhatian publik Tanah Air. Keberanian Fathimah membuatnya dikagumi banyak pihak.
4. Prestasi Akademik di Tengah Kesibukan Organisasi
Aktivitas organisasi tidak membuat Fathimah meninggalkan bidang akademik dan penelitian. Salah satu pencapaiannya adalah keberhasilan meraih Juara I dalam kompetisi riset nasional The 17th Liver Update 2025 bersama timnya. Prestasi tersebut menjadi bukti keterlibatannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya penelitian di bidang hepatologi.
Selain itu, pada 2025, Fathimah juga dipercaya menjadi salah satu orator dalam forum Independence of the Medical Profession yang diselenggarakan Dewan Guru Besar FKUI bersama BEM FKUI.
5. Menyelesaikan Sidang Skripsi dalam Sekitar Tiga Tahun
Salah satu kabar terbaru yang menambah catatan perjalanan akademik Fathimah adalah keberhasilannya menyelesaikan sidang skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Pada 27 Oktober 2026, Fathimah berhasil mencapai tahap sidang skripsi setelah menempuh pendidikan sekitar tiga tahun sejak mulai berkuliah pada 2023.
Pencapaian ini menjadi perhatian tersendiri mengingat selama menjalani pendidikan. Fathimah juga mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Ketua BEM UI.
Menyelesaikan tahapan akademik di tengah kesibukan organisasi tentu membutuhkan kedisiplinan, kemampuan mengatur waktu, serta komitmen terhadap tanggung jawab yang dijalankan. Kabar tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa aktivitas organisasi dan pencapaian akademik dapat berjalan beriringan apabila dikelola dengan baik.









