Willie Salim Ikut Klarifikasi Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda, Akui Kurang Teliti dan Minta Maaf

Willie Salim Ikut Klarifikasi Usai Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda, Akui Kurang Teliti dan Minta Maaf

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:20
share

Bukan hanya Raffi Ahmad, kreator konten Willie Salim juga ikut memberikan klarifikasi terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).

Melalui Instagram Story, Willie menyampaikan permohonan maaf setelah kehadirannya dalam kegiatan tersebut menjadi sorotan publik. Ia menjelaskan bahwa dirinya datang karena menerima undangan, bukan karena terlibat dalam penyelenggaraan acara.

Baca juga: Klarifikasi Raffi Ahmad usai Hadir di Deklarasi Sumpah Pemuda, Tegaskan Hanya Diundang

Willie menegaskan tidak ikut mengatur jalannya kegiatan maupun menentukan peserta yang hadir. Ia juga membantah menerima bayaran atau imbalan dalam bentuk apa pun untuk menghadiri acara tersebut.

“Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun,” tulis Willie.Ia juga menjelaskan alasan bersedia datang ke acara itu. Menurut Willie, kehadirannya dilandasi keinginan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat.

Baca juga: Nikita Mirzani Jual Rumah Mewah Rp9,25 Miliar, Ternyata Ini Alasannya!

Namun, setelah melihat polemik yang berkembang, Willie mengakui seharusnya dirinya lebih teliti sebelum memutuskan menghadiri kegiatan tersebut. Ia menyadari bahwa memahami keseluruhan konteks acara merupakan hal penting, terlebih ketika kehadirannya sebagai figur publik bisa menjadi perhatian masyarakat.

“Namun, saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri. Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi,” lanjutnya.

Willie kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa dengan keputusannya hadir dalam deklarasi tersebut.Ia tidak hanya menjelaskan bahwa dirinya sebatas undangan, tetapi juga mengakui bahwa niat baik saja tidak cukup tanpa memahami secara menyeluruh kegiatan yang dihadiri.

“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya,” tulisnya.

Bagi Willie, polemik ini menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam menerima undangan dan menentukan kegiatan yang akan dihadiri ke depannya.

Ia pun berjanji menjadikan kejadian tersebut sebagai pembelajaran untuk bersikap lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya,” tutup Willie.

Sebelumnya, kehadiran sejumlah figur publik dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI menuai perhatian. Kegiatan yang digelar pada 29 Oktober 2026 itu menjadi sorotan setelah muncul polemik mengenai peserta yang hadir dan konteks penyelenggaraannya.

Selain Willie Salim, figur publik yang paling disorot yaitu Raffi Ahmad juga telah memberikan klarifikasi melalui Instagram. Ia menyebut baru menerima undangan pada malam sebelum kegiatan dan mengaku tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara.

Topik Menarik