Fakta-Fakta Tidur Kemalaman dan Bangun Kesiangan, Jangan Anggap Sepele Ini Bahayanya
JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan tidur kemalaman dan bangun kesiangan kerap dianggap sebagai pola hidup biasa, terutama bagi orang yang memiliki aktivitas hingga larut malam. Namun, pola waktu tidur dan bangun ternyata menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan ritme biologis tubuh.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, sebelumnya menyoroti penelitian yang membahas hubungan waktu tidur dengan risiko kematian. Penelitian tersebut berjudul Association of sleep timing with all-cause and cardiovascular mortality: the Sleep Heart Health Study and the Osteoporotic Fractures in Men Study.
Berikut sejumlah fakta mengenai kebiasaan tidur kemalaman dan bangun kesiangan:
1. Tidur Setelah Tengah Malam Dikaitkan dengan Risiko Kematian Lebih Tinggi
Menurut dr Adam, penelitian tersebut menemukan adanya hubungan antara kebiasaan tidur setelah pukul 00.00 dengan peningkatan risiko kematian dari berbagai penyebab.
Indra Bekti Syok Lihat Sifat Asli Raisa
"Ada penelitian yang menganalisis kebiasaan tidur di Amerika Serikat. Nah ternyata hasilnya menarik, yaitu kebiasaan tidur setelah tengah malam (Jam 00:00) meningkatkan risiko kematian hingga 53 persen lebih tinggi," katanya.
Temuan tersebut bukan berarti setiap orang yang tidur setelah tengah malam pasti mengalami masalah kesehatan fatal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu tidur dan risiko kematian.
2. Bangun Setelah Pukul 08.00 Juga Perlu Diperhatikan
Bukan hanya waktu tidur, waktu bangun juga menjadi bagian yang disoroti. Kebiasaan bangun setelah pukul 08.00 dalam penelitian tersebut dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.
"Hasil menarik lainnya adalah kebiasaan bangun telat (diatas jam 08:00) juga meningkatkan risiko kematian hingga 39 persen lebih tinggi," kata dr Adam.
Dengan demikian, pola tidur yang terlalu larut dan bangun terlalu siang perlu dilihat sebagai bagian dari kebiasaan tidur secara keseluruhan.
3. Ritme Sirkadian Berperan Penting
Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian, yakni sistem biologis yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun serta berbagai fungsi tubuh lainnya.
Roy Sungkono dan Sintya Marisca Ungkap Tantangan Bermain di Serial Original Vision+ My Chef in Crime
Perubahan jadwal tidur dan bangun secara terus-menerus dapat membuat ritme tersebut tidak selaras dengan pola aktivitas sehari-hari. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya menjaga jadwal tidur yang teratur.
4. Tidur Kemalaman Berkaitan dengan Penyakit Kronis
dr Adam menyebut kebiasaan tidur tengah malam berkaitan dengan sejumlah penyakit kronis. Kondisi tersebut kemudian dapat berhubungan dengan meningkatnya risiko komplikasi kesehatan.
"Kebiasaan tidur tengah malam ini berhubungan dengan beberapa penyakit kronis, sehingga meningkatkan risiko kematian," ujarnya.
Artinya, persoalan tidur bukan hanya mengenai durasi. Waktu seseorang tidur dan bangun juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam menjaga pola hidup.
5. Bukan Berarti Tidur Setelah Tengah Malam Langsung Menyebabkan Kematian
Hal penting lainnya adalah cara memahami hasil penelitian. dr Adam menekankan bahwa penelitian tersebut menemukan asosiasi atau hubungan, bukan membuktikan bahwa tidur setelah tengah malam secara langsung menyebabkan kematian.
“Yang perlu diingat adalah penelitian ini sifatnya asosiasi, bukan penyebab langsung kematian. Namun hasilnya tetap perlu dicermati dan jadi pengingat untuk menjaga pola tidur lebih baik," katanya.
Sebab itu, kebiasaan tidur kemalaman dan bangun kesiangan sebaiknya menjadi pengingat untuk mengevaluasi pola tidur secara keseluruhan. Menjaga jadwal tidur yang konsisten, mencukupi kebutuhan tidur, dan menyesuaikannya dengan aktivitas sehari-hari dapat menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang lebih sehat.









