Langkah Audrey Bianca di Miss World Harus Berhenti di Top 40, Gagal Melaju ke Semifinal

Langkah Audrey Bianca di Miss World Harus Berhenti di Top 40, Gagal Melaju ke Semifinal

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 6 September 2026 - 00:37
share

JAKARTA - Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca yang mewakilkan Indonesia dalam ajang kecantikan internasional, Miss World 2026 harus menanggalkan harapannya untuk melaju ke babak Semi Final atau Top 20 pada malam puncak Miss World di Vietnam, Sabtu (5/9/2026).

Perjuangannya membawa harum nama Indonesia harus terhenti di babak Top 20, setelah namanya tak disebut sebagai salah satu peserta yang lolos dari 40 kontestan lainnya dari berbagai negara. 

Meski demikian, Audrey sudah melakukan berbagai usaha terbaik guna mengharumkan nama Indonesia dalam ajang kecantikan internasional itu. Audrey sendiri sebelumnya nampak tampil begitu elegan saat berjalan di atas panggung. Dalam parade malam puncak, Audrey berjalan keluar dari belakang panggung bersama para kontestan dari berbagai negara lain dengan penuh percaya diri.

Ia memancarkan aura kecantikan dan keanggunan khas wanita Indonesia saat melangkah anggun di hadapan ribuan penonton. Aura positif tersebut semakin terpancar kuat tatkala Audrey melemparkan senyum hangat ke arah kamera dan penonton.

Dalam penampilannya di panggung Miss World, Audrey mengenakan gaun panjang berwarna biru muda (sky blue) berpotongan anggun dengan kerah tinggi. Gaun indah tersebut makin menawan dengan bagian lengan yang dirancang mengembang longgar memberikan efek melayang dramatis saat ia menggerakkan tangannya.

Audrey Bianca di ajang Miss World 2026. (Foto: dok Tangkapan Layar Live Miss World)

Penampilan cantiknya makin sempurna dengan tatanan rambut gaya rapi yang dibiarkan terurai ke belakang untuk menonjolkan garis leher dan proporsi wajahnya. Di atas panggung, Audrey sempat menangkupkan kedua tangannya di depan dada sebagai bentuk salam penghormatan dan keramahan khas Indonesia.

Perjalanan Audrey Bianca hingga Melenggang di Panggung Internasional

Audrey Bianca sendiri merupakan peraih mahkota Miss Indonesia 2025 mewakili DKI Jakarta. Ia lahir di Tangerang pada 28 Februari 2003, Audrey merupakan sosok muda yang memiliki rekam jejak akademik membanggakan. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di Leiden University, Belanda, dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional, yang membentuk perspektif global serta kepeduliannya terhadap isu-isu sosial.

Dalam perjalanannya menuju Miss World 2026, ia telah melakukan berbagai persiapan matang sejak dirinya dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2025. Hak itu pernah diungkapkan oleh Audrey dalam sesi wawancara yang pernah dilakukan sebelum dirinya bertolak ke Vietnam pada 8 Agustus lalu.

“Jadi, sudah setahun sejak saya memenangkan gelar Miss Indonesia, dan sudah setahun pula saya menjalani persiapan untuk Miss World. Saya bersama tim Miss Indonesia, Star Media Nusantara, dan VVIP Skin Center telah melakukan segalanya, dan saya sangat yakin bahwa saya siap untuk berangkat ke Miss World,” ungkap Audrey

Di antara seluruh persiapan, kesiapan mental, fisik, serta kematangan proyek sosial di Sumba menjadi senjata utama Audrey untuk memikat hati dewan juri.

“Selain kesiapan mental dan fisik, proyek Beauty with a Purpose di Sumba menjadi kunci utama persiapan kami. Saya sangat bangga bisa membawa proyek sosial ini ke panggung internasional,” kata dia.

Proyek tersebut merupakan pilar perjuanganya sebagai program Beauty With A Purpose (BWAP) yang bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang dibawa dalam ajang ini. Melalui inisiatif tersebut, Audrey terjun langsung ke Kampung Latepalolo, Desa Onggol, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Aksi nyata Audrey terwujud dalam dua fokus utama. Pertama, ia bersama warga mendirikan sebuah aula serbaguna yang dirancang menjadi pusat interaksi sosial, pendidikan, serta berbagai kegiatan komunitas. Kedua, ia menghadirkan akses energi ramah lingkungan dengan memasang 38 unit panel surya (solar panel) di rumah-rumah warga.

Audrey menyebut, program Beauty With A Purpose dirinya yang berfokus pada energi terbarukan itu diambil dari keresahan energi yang semakin terbatas di tengah zaman yang terus berkembang. Ia beranggapan bahwa keberlanjutan energi bukan hanya bermanfaat bagi dunia namun juga masyarakat di desa-desa.

“Karena udah di tahun 2026, energi semakin limited, kita tidak punya energi tanpa batas. Dan sebagai lulusan ilmu politik, saya sangat menekan sekali sustainable energy karena saya tidak hanya beranggapan bahwa hal ini bermanfaat bagi dunia, tetapi juga membantu penduduk desa dan banyak orang lainnya karena sustainable energy apalagi dalam bentuk panel surya, itu lebih hemat dan lebih berkelanjutan menurut saya,” ucap Audrey.

Pentingnya Peran Sang Ibu dalam Persiapan Menuju Miss World

Di balik kesiapan dan kilau pesonanya sebelum melangkah ke pesawat, Audrey menyimpan banyak cerita emosional selama masa persiapan. Masih dalam sesi yang sama sebelum keberangkatannya beberapa waktu lalu, ia menuturkan bahwa perjalanan panjang selama lebih dari satu tahun menuju panggung internasional tidak dilaluinya seorang diri.

Sang mama menjadi sosok sentral tempatnya menumpahkan segala keluh kesah, keraguan, hingga asa yang ia simpan. Audrey mengungkapkan betapa pentingnya peran sang ibu yang selalu menjadi tempatnya bersandar selama masa gemblengan fisik dan mental yang menguras energi.

"Jadi dalam persiapan hampir 13 bulan ini untuk menuju Miss World, tentu saja saya banyak sekali curhat ke mama. Karena mama merupakan tokoh utama saya dalam hidup saya. So, mau itu good things or bad things, I always tell her everything," ujar Audrey saat diwawancarai di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Keteguhan mental Audrey untuk bersiap dalam ajang Miss World ini tak lepas dari pesan-pesan bijak yang selalu ditanamkan oleh ibundanya sejak kecil. Wejangan sang mama kini menjadi fondasi berpikir dan memantapkan langkahnya dalam membawa misi Beauty with a Purpose ke ajang dunia.

"My mom always said to me ever since I grew up bahwa aku harus selalu kejar apa yang aku inginkan. I have to work for it sampai you feel that meskipun susah, we have to keep going. Dan menurut saya ini sangat sejalan dengan Beauty with a Purpose aku, yaitu ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’," pungkas dia.

Meski harus mengubur harapannya untuk melaju ke babak berikutnya, semua upaya yang telah dilakukan Audrey sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang Miss World sudah menjadi satu hal yang terbaik, maksimal dan patut diapresiasi bagi dirinya. 

Topik Menarik