Proyek Beauty with a Purpose di Sumba Jadi Modal Audrey Bianca di Panggung Miss World 2026

Proyek Beauty with a Purpose di Sumba Jadi Modal Audrey Bianca di Panggung Miss World 2026

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 6 September 2026 - 00:14
share

JAKARTA - Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca, resmi melangkah membawa nama Indonesia di ajang 73rd Miss World tahun 2026 yang akan digelar di Vietnam. Langkah ini bukan sekadar tentang kompetisi kecantikan melainkan sebuah ajang adu bakat dan kompetensi untuk menunjukkan bahwa kecantikan sejati terpancar dari kepedulian dan dampak nyata bagi sesama.

Menghadapi perhelatan bergengsi tersebut, Audrey telah merancang berbagai persiapan matang. Sebelumnya, dalam sesi wawancara yang pernah dilakukan sebelum dirinya bertolak ke Vietnam pada 8 Agustus lalu, ia mengungkapkan bahwa persiapan dirinya menuju Miss World 2026 sudah dilakukan sejak satu tahun lalu pasca dirinya menjadi Miss Indonesia 2025.

“Jadi, sudah setahun sejak saya memenangkan gelar Miss Indonesia, dan sudah setahun pula saya menjalani persiapan untuk Miss World. Saya bersama tim Miss Indonesia, Star Media Nusantara, dan VVIP Skin Center telah melakukan segalanya, dan saya sangat yakin bahwa saya siap untuk berangkat ke Miss World,” ungkap Audrey.

Di antara seluruh persiapan, kesiapan mental, fisik, serta kematangan proyek sosial di Sumba menjadi senjata utama Audrey untuk memikat hati dewan juri.

“Selain kesiapan mental dan fisik, proyek Beauty with a Purpose di Sumba menjadi kunci utama persiapan kami. Saya sangat bangga bisa membawa proyek sosial ini ke panggung internasional,” katanya.

Proyek tersebut merupakan pilar perjuanganya sebagai program Beauty With A Purpose (BWAP) yang bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang dibawa dalam ajang ini. Melalui inisiatif tersebut, Audrey terjun langsung ke Kampung Latepalolo, Desa Onggol, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Aksi Nyata Audrey Bianca bagi Indonesia

Aksi nyata Audrey terwujud dalam dua fokus utama. Pertama, ia bersama warga mendirikan sebuah aula serbaguna yang dirancang menjadi pusat interaksi sosial, pendidikan, serta berbagai kegiatan komunitas. Kedua, ia menghadirkan akses energi ramah lingkungan dengan memasang 38 unit panel surya (solar panel) di rumah-rumah warga.

Kehadiran penerangan berbasis energi terbarukan ini memberikan secercah harapan baru bagi warga Kampung Latepalolo. Akses listrik kini memudahkan anak-anak untuk belajar di malam hari, membantu efektivitas pekerjaan rumah tangga, serta membuka peluang aktivitas ekonomi warga yang lebih produktif.

Bagi lulusan Hubungan Internasional dari Leiden University, Belanda, ini, partisipasinya di Miss World bukan semata-mata mengejar gelar atau tampil anggun di atas panggung. Sosok kelahiran Tangerang, 28 Februari 2003, yang sebelumnya mewakili DKI Jakarta di ajang Miss Indonesia tersebut memandang Beauty With A Purpose sebagai ruang untuk mendengar, memahami, dan menghadirkan solusi berkelanjutan bagi daerah yang membutuhkan.

Melalui program kemanusiaan ini, Audrey membuktikan bahwa perempuan Indonesia memadukan kecerdasan, kecantikan, dan empati sosial yang kuat. Dengan membawa nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan ke kancah internasional, Audrey Bianca siap mengharumkan nama bangsa.

Topik Menarik