Geger! Daus Mini Laporkan Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
JAKARTA, iNews.id – Komedian Daus Mini akhirnya mengambil langkah hukum setelah namanya diduga dicatut akun TikTok palsu yang menyebarkan konten bernuansa ujaran kebencian. Dampaknya tak main-main, Daus mengaku sampai dilabrak orang tak dikenal karena dianggap sebagai pemilik akun tersebut.
Didampingi kuasa hukumnya, Zecky Alatas, Daus resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/8/2026). Laporan ini dibuat setelah pelaku dinilai tidak menunjukkan itikad baik meski telah diberi kesempatan.
"Kami mau melanjutkan tindakan yang kemarin, masalah pencemaran nama baik dan sebagainya, yang ada akun mengatasnamakan nama Daus Mini," kata Daus.
Kasus ini bermula dari kemunculan akun TikTok bernama 'Dayus Mini' yang menggunakan nama, foto, hingga efek suara mirip Daus Mini. Akun tersebut diduga mengunggah berbagai konten berisi ujaran kebencian yang memancing perdebatan hingga menyentuh isu SARA.
Akibat ulah akun palsu itu, citra Daus di mata publik ikut tercoreng. Bahkan, dia mengaku mengalami kejadian yang membuatnya syok saat menghadiri sebuah acara.
"Daus ke tempat acara hampir ditunjuk-tunjuk sama orang perihal masalah ini. Padahal kita jelasin bahwasanya itu bukan Daus, itu oknum," ungkapnya.
Kuasa hukum Daus, Zecky Alatas, menegaskan pihaknya tidak lagi membuka peluang penyelesaian secara damai. Menurutnya, pelaku justru semakin berani meski sudah diberi waktu untuk menghentikan aksinya.
"Kami kasih spare waktu biar mereka berpikir, ternyata tambah menjadi-jadi. Ini harus betul-betul dikasih pelajaran. Jadi tidak ada kata kami damai atau maaf," tegas Zecky.
Menurut Zecky, tindakan pelaku telah memenuhi unsur pidana karena menggunakan identitas orang lain untuk menyebarkan konten yang berpotensi merusak nama baik korban.
Laporan yang diajukan ke Polda Metro Jaya menggunakan Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang ITE. Tim kuasa hukum juga menyebut kerugian yang dialami Daus bukan hanya secara materiil, tetapi juga imateriil karena reputasinya ikut terdampak.
Tak hanya itu, persoalan hukum yang dihadapi Daus ternyata belum berhenti sampai di situ. Kuasa hukumnya mengungkapkan sedang mempersiapkan laporan tambahan terkait dugaan ancaman pembunuhan yang diterima Daus melalui media sosial Instagram.
Menutup pernyataannya, Daus mengingatkan masyarakat agar tidak mengejar popularitas dengan cara merugikan orang lain.
"Daus selalu bilang, lebih baik jadi jati diri sendiri, udahlah jangan yang aneh-aneh. Nggak usah saling mencari sensasi yang aneh-aneh, popularitas yang aneh-aneh. Jadilah jati diri sendiri lebih enak," pungkasnya.









