Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis

Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 7 Juli 2026 - 21:00
share

Pernahkah kamu merasakan sakit kepala hebat hingga terasa nyut-nyutan? Jika pernah, tips berikut ini sepertinya cocok kamu lakukan.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan dalam unggahan video di akun instagramnya membagikan tips dan edukasi cara meredakan sakit kepala yang cukup hebat.

Baca juga: Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter

Uniknya, tips tersebut sangat sederhana dan cukup dilakukan menggunakan bola tenis. Dalam video itu, ia membeberkan langkah awal dengan menyiapkan dua bola tenis yang dibalut dengan gulungan handuk kecil.

Kemudian, dua bola tenis yang telah dibalut itu kemudian dijadikan ganjal di bagian tengkuk leher dengan posisi merebahkan badan. Usai melakukan posisi tersebut, kamu bisa menarik nafas dari hidung sampai penuh dan membuang nafas lewat mulut. “Sakit kepala ngeganggu sampe bikin nyut-nyutan & tegang. Daripada diteken-teken keras, lakuin ini buat bantu plong. Siapin alat bantunya dua bola tenis di kaos kaki atau gulungan handuk kecil. Rebahan santai, ganjel area tengkuk, tarik nafas hidung sampai penuh, tarik nafas pendek satu kali lewat hidung, buang nafas panjang lewat mulut,” tulis dr. Cecep, dikutip Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Mengatasi Migran Tanpa Obat, Salah Satunya dengan Jahe

Dalam takarir (caption) unggahannya, ia menjelaskan bahwa cara tersebut bisa meredakan nyeri kepala. Sebab, tekanan yang diterima tengkuk bisa memancing saraf agar lebih santai dan aliran darah lancar menuju kepala.

“Otot tengkuk kaku sering ngirim nyeri menjalar sampai ke dahi (referred pain). Pas diganjel, kita ngasih tekanan stabil (Ischemic Compression) yang mancing refleks saraf buat kendorin kram. Terus pas tekanannya dilepas, aliran darah segar masuk bawa oksigen baru,” jelas dia.

Apalagi, ditambah dengan teknik nafas ganda yang membantu paru-paru berkembang maksimal sehingga memicu syaraf untuk mengaktifkan mode istirahat.“Ditambah nafas ganda (Physiological Sigh) yang ngebantu paru-paru ngembang maksimal. Buang nafas panjangnya bakal memicu saraf vagus buat ngaktifin mode istirahat tubuh (saraf parasimpatis), jadi tegangnya otomatis mereda,” tambah dr. Cecep.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar tips tersebut dilakukan selama dua hingga tiga menit secara santai. dr. Cecep mengungkapkan bahwa area tengkuk menjadi kunci dari tips ini mengingat sakit kepala berlebihan biasanya disebabkan area tersebut mengalami kaku akibat kebiasaan kita sehari-hari.

“Lakuin 2-3 menit. Kuncinya rileks, biarin berat kepala kita yang ngasih tekanan alami ke ganjelannya,” ujar dia.

Seperti melakukan posisi tunduk dalam kurun waktu cukup lama, duduk terlalu lama, stres, banyak pikiran, serta posisi bantal saat tidur yang kemungkinan kurang tepat.

“Kalo nunduk terus, otot leher kerja ekstra. Usahain layar diangkat sejajar sama mata. Tiap satu sampai dua jam kerja, bangun bentar buat gerak. Jangan biarin posisi kaku kelamaan. Pikiran mumet sering bikin bahu dan leher otomatis tegang tanpa kita sadari. Sempetin jeda bentar. Pilih yang pas nyangga lekukan leher. Jangan ketebalan biar posisi tulang netral pas rebahan,” tutur dr. Cecep

Terakhir, jika sakit kepala masih berlanjut setelah melakukan tips tersebut bahkan dibarengi mual dan pandangan yang kabur, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau dokter guna penanganan lebih lanjut.

“Kapan ke dokter? Kalo nyeri ga reda, makin berat, atau bareng mual dan pandangan kabur,” pungkas dia.

Topik Menarik