BKI Perkuat Aturan Klasifikasi Kapal Hadapi Dinamika Teknologi Maritim
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI memperkuat pembaruan aturan klasifikasi kapal melalui validasi sejumlah amendemen peraturan dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi maritim dan regulasi keselamatan. Upaya tersebut dilakukan melalui Sidang Komite Teknik di Kantor Cabang Utama Klas BKI Surabaya yang dilanjutkan dengan kunjungan teknis ke fasilitas penelitian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
“Perkembangan teknologi dan regulasi membawa tantangan teknis yang semakin beragam. Bagi BKI, setiap perkembangan tersebut merupakan kesempatan untuk memperkuat kualitas Rules, sehingga tetap memiliki dasar teknis yang kuat, jelas dalam penerapan, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi BKI Arief Budi Permana dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga:BKI Bukukan Pendapatan Rp1,5 Triliun di 2025, Laba Operasi Inti Naik 27,67
Kegiatan bertema Embracing Technical Challenges, Creating Opportunities for Excellence tersebut menjadi bagian dari upaya BKI meninjau dan mengembangkan peraturan klasifikasi (Rules) agar tetap sesuai dengan kebutuhan industri perkapalan. Sidang itu dihadiri Arief Budi Permana serta Ketua Umum DPP IPERINDO Anita Puji Utami yang juga menjabat Ketua Komite Teknik BKI.
Dalam sidang tersebut, BKI memvalidasi sejumlah amendemen yang mencakup aspek klasifikasi dan survei, konstruksi kapal, sistem permesinan dan kelistrikan, keselamatan kapal pengangkut gas cair, serta persyaratan bagi produsen (manufacturer) dan penyedia jasa (service supplier).Proses peninjauan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain regulator, akademisi, pemilik kapal, galangan kapal, asosiasi produsen, penyedia jasa, dan praktisi industri. Keterlibatan mereka memberikan perspektif teknis serta pengalaman lapangan untuk melengkapi kajian internal BKI dalam menyusun ketentuan klasifikasi.
Baca Juga:Standar Keselamatan Terjaga, Kapal Berbendera RI Perkuat Daya Saing Global
Pembaruan Rules tidak hanya ditujukan untuk menambah ketentuan, tetapi juga memastikan setiap aturan memiliki dasar teknis yang dapat dipertanggungjawabkan, jelas dalam penerapan, dan konsisten. Penyesuaian tersebut diperlukan untuk mengakomodasi perkembangan teknologi kapal, perubahan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan, serta dinamika ketentuan nasional maupun internasional.
BKI berupaya mendukung peningkatan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan, dan kepastian penerapan standar teknis. Langkah tersebut diharapkan turut memperkuat kesiapan industri perkapalan nasional dalam menghadapi perubahan teknologi dan regulasi maritim.









