Novo Targetkan Layani Lebih dari 60 Juta Pasien pada 2030

Novo Targetkan Layani Lebih dari 60 Juta Pasien pada 2030

Ekonomi | sindonews | Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:47
share

Novo Nordisk menargetkan dapat melayani lebih dari 60 juta pasien di seluruh dunia pada 2030 melalui peningkatan kapasitas produksi terapi GLP-1 oral untuk obesitas. Target tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan farmasi asal Denmark itu untuk memperluas portofolio produk, mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan, dan menjaga imbal hasil bagi pemegang saham.

“Melalui peningkatan kapasitas produksi, kami menargetkan dapat menjangkau 10 kali lebih banyak orang dengan terapi GLP-1 oral untuk obesitas,” demikian disampaikan Novo dalam keterangan resmi perusahaan yang diterima pada Selasa (13/10/2026).

Baca Juga:Novo Nordisk Indonesia Perkuat Inklusivitas, 56 Posisi Manajemen Diisi Perempuan

Strategi tersebut dipaparkan dalam acara Capital Markets Day (CMD) 2026 di London, Inggris, yang mencakup rencana penelitian dan pengembangan (R&D), strategi komersial di Amerika Serikat dan pasar internasional, penguatan manufaktur dan pasokan global, serta target kinerja keuangan hingga 2030.

Dalam pengembangan produk, Novo menargetkan peluncuran lebih dari lima produk dengan potensi penjualan kategori multi-blockbuster pada 2030. Perusahaan juga membidik penjualan gabungan lebih dari 150 miliar kroner Denmark (DKK) dari portofolio tersebut pada 2035, serta menargetkan sedikitnya lima program pengembangan klinis fase 3 di bidang obesitas dan diabetes dan lima program fase 3 lainnya di area terapi berbeda.

Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, Novo menargetkan rata-rata pertumbuhan pendapatan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) selama 2026–2030 yang sejalan dengan perusahaan sejenis di industri farmasi. Di sisi keuangan, perusahaan berupaya menjaga margin operasional secara umum tetap stabil sekaligus mempertahankan dividen per saham yang menarik.

Baca Juga:Pil Wegovy Novo Nordisk Pikat Pasar AS, Catat 18.000 Resep di Pekan Pertama

Pembaruan strategi itu juga sejalan dengan transformasi identitas merek melalui penggunaan nama “Novo” dan slogan “Lasting Health Starts Now”, serta pembaruan budaya kerja yang dikenal sebagai “The Novo Way”. Inisiatif tersebut ditujukan untuk mendorong perusahaan bekerja lebih fokus, cepat, dan efektif dalam menjalankan strategi bisnis.

Melalui berbagai target tersebut, Novo berupaya memperkuat inovasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas akses terhadap terapi. Perusahaan berharap strategi itu dapat mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus menghadirkan layanan kesehatan bagi lebih banyak orang di berbagai negara.

Topik Menarik