BEI Siapkan Penerbitan Saham Baru untuk Demutualisasi

BEI Siapkan Penerbitan Saham Baru untuk Demutualisasi

Ekonomi | okezone | Jum'at, 18 September 2026 - 16:52
share

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kemungkinan untuk menerbitkan saham baru sebagai bagian dari proses demutualisasi Bursa Efek. Langkah tersebut memungkinkan masuknya pemegang saham baru di luar anggota bursa.

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan, saat ini terdapat sekitar 97 anggota bursa yang menjadi pemegang saham BEI. Kepemilikan tersebut pada prinsipnya terbagi relatif merata, sehingga masing-masing anggota bursa memiliki sekitar 1 persen saham.

"Kemungkinan penerbitan saham baru. Pasti akan terdelusi kalau ada saham baru, tapi kan akan deal harga yang memang harusnya harga segitu, tapi diatas nilai buku, mungkin disitu untungnya," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek, Jumat (18/9/2026).

Namun, menurut dia, penerbitan saham baru akan dapat memberikan keuntungan kepada pemegang saham eksisting apabila saham tersebut diterbitkan dengan harga di atas nilai buku.

Penentuan harga saham baru nantinya menjadi kesepakatan antara pemegang saham eksisting dan calon pemegang saham baru. BEI tidak memiliki kewenangan untuk menentukan harga tersebut selama mekanisme dan persetujuan pemegang saham telah terpenuhi.

"Nilai itu harus disepakati oleh para existing pemegang saham dengan pemegang saham baru. Itu di luar kewenangan Bursa Efek. Berapa pun harganya sepanjang pemegang saham setuju," jelasnya.

 

Terkait calon pemegang saham baru, Iding mengatakan saat ini Danantara masih menjadi salah satu pihak yang disebut dalam proses tersebut. BEI juga berharap semakin banyak pihak lain yang dapat berpartisipasi, termasuk investor institusi.

"Sementara masih Danantara, tetapi seperti yang lain mungkin sedang. Dana pensiun belum, kami harap ada pihak lain juga. Namanya terbuka kan, makin banyak makin bagus," pungkasnya.

Topik Menarik