Pengamat UI Sebut Kedekatan dengan Rakyat Jadi Modal Kekuatan Politik Gibran

Pengamat UI Sebut Kedekatan dengan Rakyat Jadi Modal Kekuatan Politik Gibran

Terkini | inews | Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06
share

JAKARTA, iNews.id - Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masuk dalam jajaran empat besar elektabilitas calon presiden (capres) berdasarkan dua survei nasional yang dirilis pada Oktober 2026. Capaian ini menjadi sorotan di tengah derasnya perdebatan dan kritik politik yang mengiringi kiprahnya.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens menilai kokohnya posisi Gibran dalam papan atas survei nasional merupakan hasil dari strategi pendekatan politik langsung (grassroots approach) yang dibangunnya secara konsisten bersama masyarakat bawah.

Menurut Boni, riuh kritik politik di ruang publik dan perbincangan elit tidak selalu mencerminkan realitas pandangan masyarakat luas di tingkat akar rumput.

"Kritik yang muncul ke permukaan bukanlah cerminan sentimen publik yang organik, melainkan konstruksi yang direkayasa oleh kelompok-kelompok politik yang memiliki kepentingan untuk menjatuhkan citra Wapres Gibran," ujar Boni Hargens di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Boni menekankan bahwa Gibran lebih memilih fokus hadir secara fisik di tengah masyarakat guna mendengar aspirasi ketimbang terjebak dalam silat kata atau narasi politik para elite.

"Gibran lebih memilih turun langsung ke tengah masyarakat, mengunjungi daerah, berdialog dengan warga, dan membangun koneksi personal ketimbang terjebak dalam permainan narasi politik di tataran elite," ucapnya.

Konsisten Turun Lapangan

Gaya kepemimpinan lapangan tersebut tecermin dari intensitas kunjungan kerja Gibran ke berbagai daerah. Pada 4 September 2026 lalu, Gibran meninjau hunian sementara korban bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, guna memastikan penanganan pemulihan pascabencana.

Selanjutnya pada 25 September 2026, Wapres mendatangi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tak hanya itu, pada 28 September 2026, Gibran berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga korban insiden dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sekaligus mendorong evaluasi ketat program tersebut.

Boni menilai interaksi langsung ini menciptakan ikatan emosional dan kepercayaan yang kuat dari masyarakat bawah yang sukar digoyang oleh propaganda media. 

"Pendekatan inilah yang membuat basis dukungan akar rumputnya tetap solid, bahkan di tengah badai kritik yang datang bertubi-tubi. Serangan yang terus mengarah kepadanya justru pengakuan tidak langsung atas besarnya potensi politik yang dimiliki Gibran," kata Boni.

Sebelumnya, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis Sabtu (17/10/2026) menempatkan Gibran di posisi keempat dengan tingkat elektabilitas mencapai 8,4 persen dalam simulasi semi-terbuka 24 nama calon presiden.

Topik Menarik