Gus Ipul Ungkap 28 Penerima Bansos Terdeteksi Transaksi Judol di Atas Rp1 Miliar

Gus Ipul Ungkap 28 Penerima Bansos Terdeteksi Transaksi Judol di Atas Rp1 Miliar

Terkini | inews | Jum'at, 4 September 2026 - 12:01
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkap adanya 28 penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi melakukan transaksi judi online (judol) dengan nilai lebih dari Rp1 miliar.

Temuan ini berasal dari penelusuran data Kementerian Sosial (Kemensos) yang berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Salah satu penerima bansos tercatat memiliki nilai transaksi paling tinggi hingga Rp2,6 miliar.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan, terdapat 28 transaksi penerima bansos yang terindikasi terkait judol dengan nilai lebih dari Rp1 miliar. Data tersebut dihimpun Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos berdasarkan koordinasi dengan PPATK.

Gus Ipul mengungkap nilai transaksi penerima bansos yang terindikasi judol tersebut memiliki rata-rata sekitar Rp1,9 juta. Namun, terdapat transaksi dengan nilai yang jauh lebih besar dibandingkan rata-rata tersebut.

“Kalau untuk penerima bansos tadi ada nilainya berapa ya? Rata-rata itu cukup 4 juta lebih tadi ya rata-rata ya, nilai rata-ratanya berapa tadi itu? 4 juta lebih itu,” kata Gus Ipul dalam keterangannya dikutip, Jumat (4/9/2026).

Selain transaksi di atas Rp1 miliar, terdapat ratusan ribu transaksi pada sejumlah rentang nilai. Sebanyak 759.811 transaksi tercatat pada rentang Rp100.000 hingga Rp1 juta.

Kemudian, terdapat 575.777 transaksi pada rentang Rp1 juta hingga Rp10 juta dan 104.449 transaksi pada rentang Rp10.000 hingga Rp100.000.

Sementara itu, transaksi pada rentang Rp10 juta hingga Rp100 juta tercatat sebanyak 38.185 transaksi. Kemudian, 1.241 transaksi berada pada rentang Rp100 juta hingga Rp1 miliar, 1.197 transaksi di bawah Rp10.000, serta 28 transaksi di atas Rp1 miliar.

“Yang tertinggi berapa? Jadi ada yang sampai 2,6 miliar yang tertinggi itu. Jumlahnya berapa? Rata-ratanya 1,9 juta,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai transaksi Rp2,6 miliar tersebut, asisten Gus Ipul menjelaskan transaksi itu tercatat dilakukan oleh satu orang.

“Yang Rp2,6 miliar satu orang,” kata asistennya.

Gus Ipul menilai, transaksi tersebut janggal. Kemensos pun akan mendalami profil penerima bansos yang tercatat memiliki transaksi tersebut.

“Nah ini yang aneh ini, aneh sekali lah ini sedang kita lihat profilnya, kita akan lakukan ground check. Ya seminggu ke depan InsyaAllah sudah ada hasil,” tuturnya.

Topik Menarik