Polisi Usut Kantor Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Ungkap Korban Rugi Nyaris Rp2 Juta
JAKARTA, iNews.id - Polisi mengusut kasus dugaan penipuan dengan modus lowongan pekerjaan (loker) bodong di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dugaan penipuan loker bodong ini juga viral di media sosial.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Theodorus Echeal Setiyawan menyebut, pihaknya telah mendatangi kantor dengan spanduk bertuliskan 'kantor seleksi' itu pada Rabu (2/9/2026) lalu untuk mengumpulkan bukti hingga keterangan saksi.
"Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti di sana dan juga kami sudah membawa empat orang calon korban yang di mana karena belum ada LP (Laporan Polisi), kami mengambil keterangan awalnya dulu di Polsek Pasar Minggu," kata Theo kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
Berdasarkan keterangan empat calon korban, mereka mengaku mengetahui loker tersebut dari media sosial.
Calon korban yang tertarik kemudian mendatangi kantor tersebut. Namun, setibanya di sana mereka justru dimintai sejumlah uang.
"Di sini ada kerugian-kerugian yang variatif, di mana variatif itu ada yang Rp1,9 (juta), ada yang Rp1,8 (juta), dan bahkan juga ada yang sebagai ada uang jaminan atau tanda jadi sebesar Rp50.000 seperti itu," ujarnya.
Meski belum menerima laporan polisi terkait dugaan penipuan itu, pihaknya tetap melakukan proses penyelidikan. Polisi juga mengumpulkan berbagai bukti untuk mendalami soal dugaan penipuan bermodus loker bodong tersebut.
"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang terbaru, apakah itu perusahaan berizin ataupun tidak, kami masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya," kata dia.









