Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut

Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut

Terkini | inews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:32
share

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menyiapkan strategi untuk mengisolasi Iran secara ekonomi hingga negara tersebut benar-benar terasing dari sistem ekonomi globa dan bangkrut. Pemerintahan Presiden Donald Trump akan mengumumkan kebijakan baru terhadap Iran dalam beberapa pekan mendatang.

Menteri Keuangan (Menkeu) AS Scott Bessent mengatakan Washington akan menerapkan kombinasi tekanan ekonomi dan fisik yang diklaim belum pernah disaksikan dunia sebelumnya. Strategi tersebut diarahkan untuk mempersempit akses Iran terhadap perdagangan dan aktivitas ekonomi internasional.

"Ini akan menjadi kombinasi isolasi ekonomi yang belum pernah disaksikan dunia sebelumnya," ujar Bessent kepada stasiun televisi Newsmax, dikutip Minggu (16/8/2026).

Rencana tersebut, lanjut dia, tidak hanya mengandalkan tekanan finansial. Bessent menyebut AS juga mempertimbangkan blokade maritim, khususnya di pelabuhan-pelabuhan yang terhubung dengan Selat Hormuz, untuk mencegah kapal keluar-masuk Iran.

"Nantikan pengumuman lebih lanjut pekan depan," katanya.

Bessent menjelaskan pendekatan Washington akan berjalan dalam dua jalur, yakni tekanan finansial dan blokade fisik terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Kombinasi keduanya diharapkan dapat menekan kemampuan Teheran melakukan perdagangan serta mengakses sumber pendapatan dari aktivitas ekspor.

Strategi tersebut menunjukkan perubahan pendekatan AS terhadap Iran. 

Namun Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya mengatakan prioritas utama Washington dalam perang melawan Iran adalah menurunkan harga minyak dan bensin bagi warga AS.

Menurut Vance, upaya mencegah Iran mengembangkan program senjata nuklir kini bukan lagi menjadi prioritas utama AS.

Pernyataan Vance tersebut berbeda dengan sikap Bessent pada 4 Agustus lalu. Saat itu, Bessent mengatakan kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz masih mungkin dicapai dalam hitungan hari.

Kini, Washington justru mengisyaratkan kemungkinan memperketat tekanan terhadap Iran melalui kombinasi sanksi ekonomi dan pembatasan aktivitas maritim.

Topik Menarik