Hadapi Perubahan Perilaku Konsumen, Simas Jiwa Perkenalkan Identitas Baru
PT Asuransi Simas Jiwa memperkenalkan SIMINSURE sebagai identitas komunikasi baru perusahaan. Langkah ini dilakukan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat, meningkatnya pemanfaatan layanan digital, serta perkembangan industri asuransi yang menuntut pendekatan komunikasi lebih sederhana dan mudah dipahami.
Melalui identitas baru tersebut, Simas Jiwa ingin memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asuransi jiwa. Tidak hanya sebagai produk keuangan, asuransi juga menjadi bagian dari perencanaan kehidupan, mulai dari perlindungan keluarga, pendidikan anak, hingga persiapan masa depan.
Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa Dewi Listyaningtyas mengatakan, kehadiran SIMINSURE merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
"SIMINSURE adalah bagian dari perjalanan kami menjadi Life Advisor yang lebih dekat dan lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Kami ingin memahami kebutuhan setiap individu dan keluarga, serta menghadirkan solusi perlindungan yang tepat bagi mereka," ujar Dewi.
Perubahan identitas komunikasi ini juga mencerminkan penyesuaian perusahaan terhadap kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Direktur Pemasaran PT Asuransi Simas Jiwa Janty Sumirkan mengatakan, perkembangan kebutuhan masyarakat membuat perusahaan perlu menyediakan pilihan perlindungan dan kanal layanan yang lebih fleksibel.Menurut dia, kebutuhan perlindungan setiap nasabah tidak selalu sama. Ada yang membutuhkan perlindungan kesehatan dan jiwa, perencanaan pendidikan anak, hingga persiapan keuangan untuk masa depan. Sementara bagi perusahaan, kebutuhan perlindungan juga mencakup program asuransi bagi karyawan.
"Sebagai Life Advisor, kami memahami bahwa kebutuhan masyarakat dan cara mereka berinteraksi dengan layanan keuangan terus berkembang. Karena itu, kami menyediakan pilihan solusi dan kanal layanan yang dapat menjawab kebutuhan individu, keluarga, hingga korporasi secara lebih relevan," kata Janty.
SIMINSURE mengusung brand promise "Life. Secured" yang menggambarkan pendekatan perusahaan dalam menghadirkan perlindungan di berbagai tahap kehidupan. Layanan yang disediakan mencakup proteksi jiwa dan kesehatan, perencanaan pendidikan, persiapan masa depan dan warisan, serta perlindungan karyawan.
Untuk menjangkau berbagai segmen nasabah, produk dan layanan tersebut dipasarkan melalui sejumlah kanal, yakni Agency, Bancassurance, Corporate Solution, Digital, dan Syariah. Perusahaan juga akan memanfaatkan jaringan kantor pemasaran di berbagai kota di Indonesia untuk memperkuat interaksi dengan masyarakat.
Ke depan, SIMINSURE akan digunakan dalam berbagai aktivitas komunikasi dan pemasaran perusahaan, termasuk melalui kanal Bancassurance. Identitas ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengenali layanan Simas Jiwa sekaligus memahami manfaat perlindungan asuransi.Meski memperkenalkan identitas baru, perusahaan memastikan tidak ada perubahan pada aspek legalitas maupun layanan yang telah berjalan. PT Asuransi Simas Jiwa tetap menjadi nama badan hukum perusahaan, sedangkan SIMINSURE digunakan sebagai brand call atau identitas komunikasi.
Dewi menegaskan, perubahan tersebut tidak berdampak terhadap hak dan kewajiban nasabah. Nomor polis, manfaat perlindungan, prosedur pengajuan klaim, jaringan kantor pemasaran, hingga izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap sama. Dengan demikian, nasabah tidak perlu melakukan tindakan apa pun terhadap polis yang telah dimiliki.
"PT Asuransi Simas Jiwa tetap menjadi nama badan hukum kami. SIMINSURE adalah brand call yang kami hadirkan sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh manfaat perlindungan asuransi," jelas Dewi.
Melalui SIMINSURE, perusahaan berupaya menempatkan komunikasi sebagai salah satu aspek penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap asuransi jiwa. Sebab, selain ketersediaan produk, kemudahan memperoleh informasi dan memahami manfaat perlindungan juga menjadi bagian dari pertimbangan masyarakat dalam merencanakan keuangan.
"Menjadi Life Advisor berarti terus berjalan bersama masyarakat melalui komunikasi yang sederhana dan solusi yang relevan. Pada akhirnya, kami ingin membantu masyarakat menjalani setiap tahap kehidupan dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan yang tepat," ungkap Dewi.










