MAKI Duga Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang Modus Mangkir Panggilan KPK
Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menuding rencana perjalanan dinas Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid ke Jepang diduga kuat sebagai modus untuk menghindari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu disampaikan Koordinator MAKI, Boyamin Saiman kepada wartawan, Senin (2/11/2025).
"Dari Masjid Agung Kyrgyzstan, perkenankan saya mengabarkan bahwa Pak Nusron Wahid akan bepergian ke Jepang. Dari mana ini didapat? Karena minggu kemarin sedang diajukan anggaran untuk dinas Pak Nusron Wahid ke Jepang," kata Boyamin Saiman.
Baca juga: Boyamin Sebut Nusron Wahid Bakal ke Jepang, Khawatir Kembali Mangkir dari Panggilan KPK
Menurutnya, bahwa pihak Nusron Wahid baru-baru ini mengajukan anggaran untuk dinas luar negeri ke Jepang. Perjalanan ini diduga disiapkan sebagai alibi jika sewaktu-waktu pemeriksaan penyidik lembaga antirasuah tersebut dijadwalkan.
"Saya menduga bepergian ke luar negeri ini dipakai sebagai cadangan kalau nanti sewaktu-waktu dipanggil KPK, maka potensi beliau akan mangkir lagi dengan alasan sedang dinas ke luar negeri," tuturnya."Jadi, selalu mempersiapkan diri untuk ke luar negeri yang belum ditentukan waktunya, nanti kemudian akan dipaskan kalau ada panggilan karena panggilan sekarang berdasarkan KUHAP itu kan bahkan jauh hari, lima hari kerja gitu. Jadi, ini yang diantisipasi sebagai modus dari Pak Nusron Wahid untuk menghindar dari panggilan," beber Boyamin lagi.
Baca juga: KPK Yakin Nusron Wahid Punya Tanggung Jawab Moral Jika Dipanggil Penyidik
Boyamin mengingatkan bahwa pola serupa pernah terjadi sebelumnya. Nusron dinilai sempat tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan dinas ke Johor Bahru, Malaysia.
"Sebagaimana dulu mangkir dari panggilan KPK dengan alasan dinas ke Johor Bahru, Malaysia. Meskipun jalannya lucu dari Singapura. Nah, ini sangat disayangkan," katanya.
Ia menambahkan, rentang waktu pemanggilan saksi berdasarkan KUHAP yang mewajibkan jeda beberapa hari kerja dimanfaatkan untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan ke luar negeri.










