Berantas Narkoba, Pramono: Penggerebekan Kampung Bahari Tak Boleh Setengah-setengah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba di wilayah Ibu Kota. Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Mabes Polri menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).
"Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya, dukungan sepenuhnya kepada Polri yang sedang memberantas, mengambil tindakan tegas, perang terhadap narkoba," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).
Baca juga: Naik KRL Gerebek Kampung Bahari, Polisi Tangkap 29 Orang dan Sita Senjata Api
Dia juga berharap pemberantasan narkoba dilakukan secara konsisten atau tidak setengah-setengah. Pemprov Jakarta siap menjadi bagian dari upaya pemberantasan narkoba. "Perang narkoba tidak boleh setengah-setengah, dilanjutkan, dan kami menjadi bagian itu," katanya.
Sebelumnya, penggerebekan Kampung Bahari dilakukan ratusan personel Polri yang turut dipantau langsung Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto. "Kami melakukan penyisiran atau pembersihan Kampung Narkoba. Prioritas utama dari pembersihan Kampung Narkoba di wilayah Polda Metro Jaya ini memang kita lakukan," ujar Dadang, Minggu (1/11/2026).Prioritas pembersihan wilayah yang diduga menjadi sarang narkoba yakni Kampung Ambon, Kampung Boncos, dan Kampung Bahari. Operasi tersebut dilakukan berdasarkan pemetaan yang telah disiapkan kepolisian.
Saat operasi, para pelaku di Kampung Bahari diduga sudah mengetahui rencana penggerebekan. Sebab, kepolisian sebelumnya telah memberikan peringatan melalui media terkait operasi pemberantasan narkoba di sejumlah wilayah.
Sejumlah pelaku melarikan diri saat petugas melakukan operasi. Namun, polisi telah mengantongi informasi mengenai identitas dan keberadaan para pelaku yang menjadi target penindakan. "Pelakunya kita sudah paham. Mereka melarikan diri, tetapi mereka tidak akan lepas," kata Dadang.










