Anwar Hafid Masuk Bursa Capres 2029 Versi IPO, Gaya Kepemimpinan Merakyat Jadi Sorotan
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid masuk dalam bursa calon presiden (capres) dalam jajak pendapat masyarakat atau top of mind untuk Pilpres 2029 versi survei Indonesia Political Opinion (IPO). Berdasarkan survei tersebut, dia mampu memperoleh 0,2 persen, gaya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat menjadi perhatian publik.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, hasil survei merekam kecenderungan masyarakat menyukai pemimpin yang dekat dengan rakyat, tidak elitis, dan mampu mengekspresikan kepedulian secara terbuka. Menurut dia, karakter kepemimpinan semacam itu jadi faktor yang membuat nama Anwar Hafid masuk dalam ingatan publik.
“Gaya memimpin turut memengaruhi, tren yang terbangun sekarang adalah pemimpin yang dekat atau melebur bersama masyarakat, tidak elitis, dan ekspresif menunjukkan kasih sayang kepada rakyat,” kata Dedi saat dihubungi, dikutip Kamis (29/10/2026).
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Kemajuan Sulteng Harus Berdampak bagi Masyarakat
Dedi menjelaskan munculnya tokoh-tokoh dari kawasan Indonesia timur dalam peta dukungan politik nasional bukanlah kecenderungan yang baru terjadi. Publik, menurut dia, melihat para tokoh dari kawasan tersebut memiliki identitas, konsistensi, dan kapasitas yang menjadi pertimbangan dalam menilai kepemimpinan.Selain kedekatan dengan masyarakat, lanjut dia, kesantunan Anwar Hafid juga menjadi aspek yang diperhatikan dalam temuan survei IPO. Dedi menyebut norma kesopanan sebagai salah satu tolok ukur masyarakat dalam menilai seorang pemimpin, sekaligus memperkirakan tren positif terhadap tokoh-tokoh dari Indonesia timur masih berpeluang berkembang.
“Potensi tren positif tokoh timur bisa berlangsung jangka panjang dan bisa lebih baik, terlebih tren kesukuan secara normatif sudah mulai berkurang,” pungkasnya.
Dalam survei IPO periode 12-20 Oktober 2026 IPO mencatat dua nama pemimpin daerah dari kawasan Indonesia timur yang masuk dalam peta top of mind calon presiden apabila Pilpres digelar saat ini. Selain Anwar Hafid yang memperoleh 0,2 persen, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mencatat angka 1,0 persen.










