Realisasi Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539,2 Triliun, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

Realisasi Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539,2 Triliun, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

Ekonomi | sindonews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31
share

Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun atau 75,4 dari target tahun ini, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.194.496 orang. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10) malam.

"Capaian realisasi investasi triwulan III 2026 mencapai Rp528,7 triliun. Sementara itu, total investasi dari Januari sampai September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun atau 75,4 dari target. Total penyerapan tenaga kerja mencapai 2.194.496 orang," kata Rosan.

Baca Juga:Menghadap Prabowo, Rosan Beberkan Investasi RI per September 2026 Capai Rp1.539 Triliun

Ia menjelaskan, realisasi investasi selama sembilan bulan pertama 2026 terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp777,8 triliun atau 50,5 dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp761,4 triliun atau 49,5.

Dari sisi sektor, industri logam dasar serta barang logam yang bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang terbesar PMA, dengan nilai Rp216,6 triliun atau 31,7. Sementara itu, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi mendominasi PMDN dengan realisasi Rp117,8 triliun atau 15,5.

Berdasarkan negara asal modal asing, Singapura menempati posisi pertama dengan investasi sebesar USD14 miliar atau 29,6. Berikutnya, Hong Kong mencatat USD12,8 miliar atau 27,2, China sebesar USD5 miliar atau 10,5, Amerika Serikat USD3,4 miliar atau 7,1, serta Jepang USD2,6 miliar atau 5,6. "Jika Hong Kong dan China digabungkan, nilai investasinya mencapai USD17,8 miliar, lebih besar dibandingkan Singapura yang mencapai USD14 miliar," ujar Rosan.

Baca Juga:BP BUMN hingga Kementerian Investasi Bakal di Bawah Bahlil

Secara kumulatif, realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang dihitung sejak triwulan IV 2024 hingga triwulan III 2026, mencapai Rp3.923,2 triliun. Investasi tersebut menyerap 5.485.944 tenaga kerja, dengan kontribusi wilayah Jawa sebesar Rp1.892,2 triliun atau 48,2 dan luar Jawa Rp2.031 triliun atau 51,8.

Rosan menambahkan, pemerintah menetapkan target investasi sebesar Rp13.032,8 triliun untuk periode 2024–2029 guna mendukung sasaran pertumbuhan ekonomi 8 pada 2029. Dari total investasi kumulatif tersebut, PMDN mencapai Rp1.998,7 triliun atau 50,9, sedangkan PMA sebesar Rp1.924,5 triliun atau 49,1.

Topik Menarik