Prabowo Gelar Rapat Kabinet di Istana Bogor, Ini yang Dibahas

Prabowo Gelar Rapat Kabinet di Istana Bogor, Ini yang Dibahas

Nasional | sindonews | Jum'at, 16 Oktober 2026 - 22:55
share

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026) malam. Rapat kabinet yang berlangsung selama sekitar dua jam itu digelar menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo yang jatuh pada 20 Oktober 2026, mendatang.

Para menteri, wakil menteri (wamen), hingga kepala badan terlihat meninggalkan Istana Bogor sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, sebagian besar jajaran Kabinet Merah Putih enggan memberikan komentar mengenai isi rapat kabinet tersebut.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara itu menjadi salah satu pejabat yang memberikan sedikit gambaran mengenai rapat kabinet di Istana Bogor malam ini.

Ara menyebut rapat kabinet ini menjadi momentum dua tahun pemerintahan Prabowo. Selain itu, kata Ara, menjadi momentum untuk membangun kebersamaan antar jajaran Kabinet Merah Putih

Baca juga: Menteri-Wamen Mulai Tiba di Istana Bogor Jelang Rapat Kabinet"Ya, tadi kan bersyukur ya, dua tahun, sejak, ya, dan ya Presiden membangun kebersamaan," ujar Maruarar kepada awak media seusai rapat kabinet.

Selain itu, Ara menyinggung hubungan Indonesia dengan sejumlah negara yang dinilainya berjalan baik sesuai dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, termasuk dengan Rusia. "Kemudian, yang kedua kan dengan Rusia juga ada hal-hal yang baik yang sudah dilakukan, yang konkret," katanya.

Ara juga menilai persahabatan Prabowo dengan para pemimpin dunia berjalan baik, termasuk dengan Amerika Serikat, China, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Lihat video: Presiden Prabowo Rombak Ulang Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih

"Ya, jadi persahabatan dengan pemimpin dunia itu berjalan dengan baik sesuai politik bebas aktif. Semua negaranya baik. Amerika, ke China ya, Timur Tengah semua baik. Ya begitu," tutur Ara.

Ara juga mengungkapkan rencana agenda terkait sektor perumahan yang turut mengundang Prabowo. "Saya juga undang Presiden untuk kaitan perumahan tanggal 8 November untuk 2,4 juta genteng di Majalengka, dan tanggal 17 Desember di Malang 71.000 rumah, kaitan perumahan," ujarnya.Sebelumnya, sejumlah menteri, wamen, dan kepala badan mulai berdatangan ke Istana Bogor sejak pukul 18.30 WIB. Rapat kabinet tersebut berlangsung mulai pukul 19.00 WIB.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sebelumnya menyampaikan komitmen pemerintah untuk bekerja lebih keras bagi masyarakat menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo.

"Ya, kita bekerja lebih keras lagi bagi rakyat Indonesia," ujar Ara sebelum mengikuti rapat kabinet.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria juga menyebut dirinya hadir untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo. Namun, dia belum bersedia mengungkapkan agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi sebelumnya menyebut rapat kabinet tersebut merupakan agenda rutin untuk memantau dan mengendalikan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Agenda rutin saja. Tentang monitoring dan pengendalian implementasi program-program Asta Cita Presiden di masing-masing kementerian, sesuai tugas pokok fungsinya,” paparnya.

Topik Menarik