Rusia Tangkap Jenderal Seniornya di Tengah Perang Melawan Ukraina, Ada Apa?
Pihak berwenang Rusia telah menangkap seorang jenderal senior militer ketika negara tersebut sedang sibuk perang melawan Ukraina. Perwira militer yang ditangkap adalah Mayor Jenderal Sergei Nikitushkin.
Pengadilan militer di Moskow telah memerintahkan penahanan pra-peradilan terhadap jenderal senior tersebut, yang bertanggung jawab atas fasilitas dan peralatan pelatihan militer Rusia. Alasan penahanan dan rincian kasusnya belum diungkapkan.
Baca Juga: Putin Warning NATO Eropa: Rusia Gunakan Semua Jenis Senjata Jika Kaliningrad Diserang
Pengadilan Militer Garnisun ke-235 mengeluarkan putusan tersebut terhadap Mayor Jenderal Sergei Nikitushkin pada Rabu malam, menurut laporan surat kabar Kommersant, Jumat (2/10/2026). Tuduhan yang dikenakan terhadapnya belum diketahui.
Nikitushkin memimpin departemen yang bertanggung jawab atas fasilitas dan peralatan pelatihan di bawah Direktorat Utama Pelatihan Tempur Angkatan Bersenjata Rusia.Direktorat ini mengawasi pelatihan pasukan, mengembangkan infrastruktur pelatihan, serta menyediakan peralatan yang digunakan untuk mempersiapkan prajurit menghadapi pertempuran.Nikitushkin (51) pernah bertugas dalam perang Rusia di Ukraina. Dia dipromosikan menjadi mayor jenderal oleh Presiden Vladimir Putin pada Desember 2024.
Saluran Telegram "Baza" melaporkan bahwa dia pernah menangani modernisasi tempat latihan tank di Rusia.
Sebelumnya, dia sempat mengeluhkan kurangnya dana untuk membeli simulator guna melatih pasukan dalam mengoperasikan kendaraan lapis baja, peralatan komunikasi, drone, dan perangkat penglihatan malam (night-vision). Dia menyatakan bahwa perang di Ukraina telah membuktikan pentingnya peralatan semacam itu dalam mempersiapkan prajurit untuk pertempuran di masa depan.
Direktorat tersebut juga mengawasi Patriot Park, sebuah kompleks pameran militer di dekat Moskow yang sempat terseret dalam kasus penggelapan dana yang melibatkan sejumlah perwira tinggi.
Mereka yang telah divonis bersalah antara lain mantan Wakil Menteri Pertahanan Pavel Popov—yang hukuman penjaranya dikurangi menjadi 10 tahun—dan Mayor Jenderal Vladimir Shesterov, mantan wakil kepala direktorat pengembangan inovasi Kementerian Pertahanan, yang dijatuhi hukuman enam tahun penjara.
Putin menunjuk Kolonel Jenderal Rustam Muradov untuk memimpin Direktorat Utama Pelatihan Tempur pada bulan Juni.






