Luruskan Pidato Kekuasaan Ada Batasnya, AHY: Kami Ingin Teguhkan Nilai dan Jati Diri Perjuangan Partai

Luruskan Pidato Kekuasaan Ada Batasnya, AHY: Kami Ingin Teguhkan Nilai dan Jati Diri Perjuangan Partai

Nasional | sindonews | Rabu, 9 September 2026 - 20:39
share

Ketua UmumPartai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluruskan pidato politiknya soal kekuasaan ada batasnya beberapa waktu lalu. Hal ini perlu diluruskan lantaran khawatir ada yang salah tafsir.

Hal itu diungkapkan AHY saat berpidato di puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Baca juga: AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya

Dia menjelaskan maksud pidato itu untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan Partai Demokrat. "Maksudnya sederhana, kami ingin menyemangati kader. Kami ingin meneguhkan kembali nilai-nilai dan jati diri perjuangan Partai Demokrat. Kemudian, memastikan seluruh kader memahami tanggung jawab kita hari ini sebagai bagian dari pemerintahan," ujar AHY.

"Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut. Karena saya khawatir ada yang salah tafsir," tambahnya.AHY menegaskan posisi Partai Demokrat jelas yakni ingin menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Baginya, keberhasilan pemerintahan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Posisi Demokrat jelas, kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain, selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini," ucapnya.

"Karena ketika pemerintahan berhasil, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga stabilitas, memperkuat ekonomi, dan membawa Indonesia semakin maju ke depan, yang berhasil bukan hanya presiden. Bukan hanya kabinet. Bukan hanya partai-partai yang berada dalam pemerintahan, tapi yang berhasil adalah kita semua. Yang berhasil adalah Indonesia," sambungnya.

Topik Menarik