Pembacok Siswa dan Sales Roti di Gowa Ditangkap Polisi

Pembacok Siswa dan Sales Roti di Gowa Ditangkap Polisi

Nasional | inews | Rabu, 9 September 2026 - 18:14
share

GOWA, iNews.id - Aksi konvoi belasan pelajar bersenjata tajam di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berujung pembacokan terhadap seorang pelajar SMA dan sales roti. Polisi menangkap empat pelajar yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut pada Rabu (9/9/2026).

Kedua korban diserang dalam perjalanan pulang setelah beraktivitas di sekolah. Akibat serangan itu, seorang pelajar dan sales roti mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian pundak dan punggung.

Penyerangan terjadi di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Saat kejadian, para pelaku yang berjumlah sekitar 13 pelajar berkonvoi sambil membawa dan mengayunkan senjata tajam.

Dalam aksi tersebut, korban diduga diserang secara membabi buta. Seorang pelajar SMA dan sales roti yang berada di lokasi kemudian menjadi sasaran hingga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Setelah kejadian, polisi melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak sekolah. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Bajeng kemudian mengamankan empat pelajar yang diduga terlibat.

Keempatnya masing-masing berinisial AD (16), HN (16), FA (16), dan RI (15). Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polsek Bajeng, Kabupaten Gowa.

Dari pemeriksaan sementara, keempat pelajar tersebut mengaku hanya ikut dalam konvoi bersama kelompok yang membawa senjata tajam. Polisi masih mendalami peran masing-masing dalam penyerangan terhadap kedua korban.

Aksi tersebut diduga berkaitan dengan aksi balas dendam. Para pelaku mengaku sebelumnya salah seorang rekan mereka menjadi korban pembusuran.

Namun, penyerangan yang dilakukan kelompok tersebut diduga salah sasaran. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian yang melatarbelakangi aksi penyerangan hingga berujung pembacokan.

Kanit Reskrim Polsek Bajeng Ipda Andi Dedi Permana mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

"Motifnya kami belum dapat memastikan cuma dari hasil interogasi kami pelaku mengaku melakukan aksi balas dedam terhadap SMK 1 yang di mana mereka sudah terjalin komunikasi di satu titik untuk melakukan tawuran," ujar Ipda Andi.

Keempat pelajar kini masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan oleh Tim URC Polsek Bajeng. Polisi juga masih memburu pelaku utama yang diduga membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan terhadap korban.

Karena keempat terduga pelaku masih di bawah umur, polisi berencana menyerahkan penanganan mereka ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Gowa sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Topik Menarik