Prabowo Resmi Luncurkan Proyek PLTS Kapasitas 100 GWp di Bali
Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran dan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp (Gigawatt peak) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).
Peluncuran tersebut diawalin penekanan tombol sirine oleh Presiden Prabowo dengan didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah pejabat lainnya.
"Pada sore hari ini, hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak, diawali 14 PLTS di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, berkapasitas total 5,3 gigawatt peak," kata Prabowo.
Baca Juga:Bicara di Samping Jokowi, Budi Arie: Pak, Kok Insting Saya Ini Lebih Cepat dari 2029
Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan, peluncuran program ini merupakan momen penting untuk mewujudukan kemandirian energi Indonesia. Dengan PLTS 100 GW, Indonesia tidak perlu khawatir dengan berbagai perkembangan dunia. "Intinya 100 gigawatt kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, dengan PLTS 100 Gw, ditambah ladang gas, dan produksi minyak yang terus meningkat, Indonesia tidak akan lagi impor minyak satu barel pun. Prabowo menargetkan, program PLTS 100 GW ini dapat tercapai dalam waktu 3 tahun bahkan dapat lebih cepat.
Baca Juga:Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Pernyataan Insting Saya Lebih Cepat dari 2029
"Dulu swasembada pangan saya beri target 4 tahun, tim ekonomi, tim pertanian, tim pangan berhasil 1 tahun. Berarti kalau saya kasih target 3 tahun untuk tim energi, ya nggak lah, udah 2 tahun lah ya. Ya. Kalau berhasil 2 tahun, tim energi dapat bintang lagi aku kasih tanda kehormatan," jelasnya.










