Bandara Husein Sastranegara Bakal Berstatus Internasional, Layani Rute Kuala Lumpur hingga Singapura
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menambahkan Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara internasional pasca dibuka kembali pada 14 Agustus 2026 lalu. Bandara ini setidaknya akan melayani 5 maskapai, dan memiliki 3 destinasi internasional.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan, rencana penetapan internasional pada bandara Husein Sastranegara akan diumumkan pada Oktober 2026, mendatang. Aturan mengenai hal ini sekaligus memuat penetapan status bandara internasional baru di wilayah lain.
"Kita lagi evaluasi (status bandara), jadi sekalian ada yang ditutup dan akan ditambahkan. Kalau Bandung pasti ya (internasional), karena disitu ada 5 airlines, dan (bakal melayani) 3 kota internasional. Ada Johor, Kuala Lumpur, dan Singapura," ujar Lukman saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (21/8).
Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus 2026Lukman menyebut hingga saat ini sudah ada beberapa maskapai yang telah mengajukan permintaan untuk melayani rute internasional dari dan menuju bandara Husen. Seperti Transnusa, Scoot, Airasia, dan Malindo Air. Keempat maskapai tersebut mengajukan rute untuk penerbangan menuju dan dari Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapore.
"Kita buka internasional itu butuh 2 air flight, kita perkirakan Oktober lah buka, karena prosesnya sedang berlangsung sekarang," kata Lukman.
Lukman menambahkan, di Bandara Husein pihaknya telah mengeluarkan Penetapan Pelaksanaan Rute Penerbangan (PPRP) untuk beberapa perusahaan penerbangan yang terbang dari Bandara Husein. Antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Super Air Jet, Susi Air, dan Wings Air. Sementara maskapai Transnusa masih belum mengantongi PPRP.
Sebelumnya Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan pesawat jet berjadwal setelah resmi mengoperasikan Boeing 737-800 NG pada Jumat, 14 Agustus 2026. Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyebut pengoperasian kembali pesawat jet menunjukkan bahwa seluruh fasilitas operasional dan pelayanan Bandara Husein Sastranegara telah siap mendukung penerbangan pesawat narrow body.
"Terakhir kali bandara ini melayani penerbangan jet berjadwal pada 2023. InJourney Airports kemudian melakukan persiapan sekitar 2 bulan terakhir, pemastian kesiapan dilakukan setiap hari selama 24 jam, untuk memastikan terpenuhinya aspek security, safety, services, dan compliance atau 3S dan 1C," ujar Mohammad dalam keterangan remis (14/8).
Dengan beroperasinya kembali pesawat jet, Bandara Husein Sastranegara kini melayani 12 rute penerbangan domestik dari dan menuju sejumlah kota di Indonesia. Antara lain Palembang, Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Batam, Padang, Pontianak, dan Pekanbaru.










