Tingkatkan Kompetensi, Guru-Siswa SMA di Mesuji Raya Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris

Tingkatkan Kompetensi, Guru-Siswa SMA di Mesuji Raya Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris

Nasional | sindonews | Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:05
share

Guru peserta program Professional Development Program (PDP) berkolaborasi menyelesaikan portofolio Bahasa Inggris. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Mesuji Raya Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kegiatan Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris yang diselenggarakan PT Prime Agri Resources Tbk (PAR) bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) ini guna memperkuat kualitas pendidikan di wilayah Mesuji Raya. Program ini mendorong peningkatan kompetensi Bahasa Inggris guru dan siswa sekaligus memperkuat praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Program yang berlangsung pada April hingga Desember 2026 ini melibatkan 35 siswa kelas X SMA Negeri 1 Mesuji Raya serta 5 guru dari SMA Negeri 1 Mesuji Raya dan SMK Negeri 1 Mesuji Raya. Pengembangan dilakukan secara simultan antara guru dan siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Program fokus pada empat keterampilan utama Bahasa Inggris, yaitu reading (membaca), speaking (berbicara), listening (mendengar), dan writing (menulis).

Baca juga: Asal Usul Nama dan Sejarah Mesuji Lampung, Wilayah yang Sebelumnya Bagian dari Tulang Bawang

Bagi guru, program memperkuat kemampuan merancang pembelajaran melalui pembelajaran kooperatif, strategi membaca, pengintegrasian kearifan lokal (local wisdom), serta pengembangan keterampilan menulis. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik (practice-based learning) serta penggunaan materi autentik dan kontekstual, peserta tidak hanya mempelajari konsep kebahasaan, tetapi juga menggunakannya dalam berbagai situasi yang dekat dengan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. “Kami meyakini pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dari komitmen tersebut. Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada guru dan siswa di Mesuji Raya untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi sekolah dan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi yang lebih siap menghadapi berbagai peluang di masa depan,” ungkap General Manager Plantation Area I Sumatera Region, PT Prime Agri Resources Tbk Rudi Ismanto, Sabtu (22/8/2026).

Pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan tatap muka. Program dilaksanakan melalui rangkaian workshop, coaching, dan pendampingan daring. Pendekatan ini dirancang agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Bagi para guru peserta, program ini juga memberikan perspektif baru dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Lihat video: Aksi Kreatif Seorang Guru Ajarkan Muridnya Bahasa Inggris Pakai Kaca Spion

“Program ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya. Kami tidak hanya belajar meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, tetapi juga mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujar Dian Ekawati, Guru Peserta Program.

Melalui kolaborasi PAR dan PSF, program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru dan siswa secara berkelanjutan. Penguatan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung sekolah di wilayah perkebunan agar semakin siap membekali peserta didik menghadapi kebutuhan pendidikan, dunia akademik, serta berbagai peluang di masa depan.

“Saya mendapatkan banyak ide yang dapat diterapkan di kelas, terutama melalui penggunaan strategi membaca, pembelajaran kooperatif (cooperative learning), dan pemanfaatan kearifan local (local wisdom) sebagai bagian dari pembelajaran. Saya berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena pengembangan kompetensi guru membutuhkan kesempatan untuk belajar, mencoba, mendapatkan umpan balik, dan terus memperbaiki praktik pembelajaran,” ucapnya.

Topik Menarik