Ma'ruf Amin soal Calon Ketum PBNU: Harus Mampu Lakukan Al-Ishlah Wal-Ishlah

Ma'ruf Amin soal Calon Ketum PBNU: Harus Mampu Lakukan Al-Ishlah Wal-Ishlah

Nasional | sindonews | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:15
share

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin menilai, ada dua nilai yang harus dimiliki oleh calon Ketua Umum PBNU, yakni al-ishlah wal-ishlah. Ia menuturkan, pemimpin nahdliyin di masa depan harus bisa mendamaikan semua kelompok yang bertikai.

Hal itu diungkapkan Ma'ruf di dalam acara "Halaqoh Kebangsaan dan Qanun Asasi," yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

"Ya tadi, harus punya kemampuan melakukan dua hal al-ishlah wal-ishlah. Ishlah pertama itu mendamaikan semua kelompok yang bersengketa, karena tanpa persatuan tidak mungkin," kata Ma'ruf.

Baca juga: Ma'ruf Amin Ingatkan NU: Hati-Hati Jangan Rebutan Tambang

Mantan Wakil Presiden (Wapres) ini pun berkata, calon pemimpin NU harus mendahulukan kepentingan organisasi ketimbang kepentingan pribadi maupun kelompok. "Itu, baru misi NU bisa diemban," ujar Ma'ruf.

Kedua, Ma'ruf menilai, calon Ketum PBNU memiliki kualitas dan kapabilitas. Ia berharap, figur yang maju dalam Muktamar ke-35 PBNU bukanlah atas dorongan sejumlah pihak.

"Kedua, supaya ber-NU itu lebih pada kualitas. Ya, artinya pemahaman, bukan sekadar ikut-ikutan, bukan karena dorongan," katanya.

Ma'ruf menilai, calon Ketum PBNU bisa memperbaiki dan memperbesar langkah bagi organisasi. "Kemampuan dua hal itulah, al-ishlah wal-ishlah. Kalau tidak, tidak akan mampu mengembalikan NU kepada khittahnya sesuai dengan qanun asasi. Saya kira itu," pungkasnya.

Topik Menarik