Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Momen yang menegangkan melibatkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov selama kunjungannya ke New Delhi untuk KTT BRICS menjadi viral setelah dia memperingatkan seorang jurnalis yang berisik dengan ponselnya selama konferensi pers. Dia memperingatkan bahwa petugas keamanan dapat mengeluarkan senjata jika gangguan terus berlanjut.
Interaksi tersebut beberapa kali terganggu oleh seorang jurnalis yang diduga sedang berbicara di ponselnya saat Menlu Lavrov menjawab pertanyaan dalam konferensi pers. Gangguan berulang tersebut mendorong Lavrov untuk berhenti berbicara dan meminta petugas keamanan untuk turun tangan.
Baca Juga: Zelensky: Rusia Pertimbangkan Serang Negara NATO dari Belarusia
“Bisakah Anda meninggalkan kami? Pilih Anda sendiri atau ponsel Anda,” kata Lavrov selama percakapan tersebut sebelum melanjutkan konferensi pers, seperti dikutip dari NDTV, Sabtu (16/5/2026).
Namun beberapa saat kemudian, gangguan terjadi lagi yang menyebabkan respons yang lebih tajam dari diplomat senior Moskow tersebut.“Bisakah Anda meninggalkan kami? Saya tidak bercanda. Jika Anda tidak menyerahkan ponsel Anda, mereka akan mengeluarkan senjata,” katanya.Lavrov berada di India untuk menghadiri KTT BRICS dan juga mengadakan serangkaian pertemuan tingkat tinggi dengan para pemimpin India selama kunjungan tersebut.
Dia bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Kamis dan membahas hubungan bilateral serta konflik internasional yang sedang berlangsung, termasuk situasi di Ukraina dan Timur Tengah.
Menurut Kantor Perdana Menteri Mondi, Lavrov memberi pengarahan kepada Modi tentang perkembangan kerja sama India-Rusia sejak pertemuan antara PM Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin selama KTT Tahunan India-Rusia ke-23 yang diadakan pada Desember 2025.
Dalam sebuah unggahan yang dibagikan di X, PM Modi mengatakan dia menghargai pembaruan yang diberikan oleh Lavrov mengenai kemajuan dalam "Kemitraan Strategis Khusus dan Istimewa" antara India dan Rusia.
Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik utama, termasuk Ukraina dan Timur Tengah. Selama diskusi, PM Modi menegaskan kembali posisi India yang telah lama mendukung penyelesaian konflik secara damai.Sebelum bertemu PM Modi, Lavrov mengadakan pembicaraan bilateral dengan Menlu India S Jaishankar pada hari Rabu. Diskusi tersebut mencakup isu-isu regional dan global serta kerja sama antara New Delhi dan Moskow di berbagai sektor.
Berbicara setelah pertemuan, Jaishankar mengatakan kemitraan India-Rusia terus berkembang meskipun ada ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
Sementara itu, Lavrov mengatakan Moskow terus mendukung prioritas India di platform internasional utama, termasuk BRICS, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Shanghai, dan G20.










